Penulis : Wawan Bromo FM Sabtu, 31/10/2015 KRAKSAAN – Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Probolinggo terus tumbuh da...
Penulis : Wawan Bromo FM
Sabtu, 31/10/2015
KRAKSAAN – Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Probolinggo terus tumbuh dan berkembang. Kini jumlah UKMK mencapai 60.392 unit dan tersebar di 24 kecamatan di Kabupaten Probolinggo. Jumlah ini bertambah sebanyak 573 unit dibandingkan tahun 2013 yang mencapai 59.819 unit.Angka 60.392 unit tersebut terbagi dalam tiga skala. Yakni mikro 54.641 unit, kecil 5.291 unit dan menengah 460 unit. Jika dikategorikan dalam sektor akan terbagi menjadi pertanian 2.622 unit, pertambangan dan penggalian 126 unit, industri 6.245 unit, perdagangan, hotel dan restoran 46.055 unit dan jasa 5.344 unit.
“Dari jumlah tersebut, yang menjadi binaan unggulan kami sekarang mencapai 8.200 unit UMKM. Rata-rata pertumbuhan UMKM di Kabupaten Probolinggo mencapai 1,5 hingga 2 persen. Mayoritas dari sektor perdagangan barang dan jasa,” ungkap Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Probolinggo Santiyono.
Mantan Kepala Dinas Pendapatan (Dispenda) ini menjelaskan, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Pembinaan dan Pemberdayaan UMKM, bahwa tugas pemerintah daerah adalah melakukan pembinaan yang meliputi fasilitasi permodalan/pembiayaan, produksi, manajemen dan pemasaran. “Selama ini, pembinaan terhadap UMKM sudah kami lakukan,” jelasnya.
Lekaki kelahiran Situbondo, 1 Agustus 1964 ini menerangkan, upaya untuk menumbuhkan UMKM dilakukan dengan penciptaan wirausaha baru. Upaya ini dilakukan dengan mengadakan pelatihan kewirausahaan kepada kelompok masyarakat didesa mulai dari Fatayat, Muslimat, GP Ansor, karang taruna dan lain sebagainya. “Untuk tahun ini, kami menargetkan mampu mencetak 1.000 calon wirausaha baru,” terangnya.
Menurut Santiyono, pertumbuhan UMKM yang cukup pesat ini juga mampu melakukan penyerapan tenaga kerja hingga mencapai 111.703 orang dengan total aset sebesar Rp. 215.378.000.000.
“Penyerapan terbesar berada pada skala mikro. Untuk lebih mengenalkan produk UMKM, kami menggelar berbagai even pameran baik didalam maupun luar Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya. (wan/abh)


COMMENTS