Penulis : Dimas Bromo FM Kamis, 08/10/2015 KRAKSAAN - Dua jamaah haji asal kloter 48 yang dikabarkan hilang kontak pasca insiden M...
Penulis : Dimas Bromo FM
Kamis, 08/10/2015
KRAKSAAN - Dua jamaah haji asal kloter 48 yang dikabarkan hilang kontak pasca insiden Mina jelang lempar jumroh, Kamis (24/9) lalu akhirnya ditemukan. Namun sayang, dua jamaah haji tersebut ditemukan meninggal dunia. Dengan demikian, jumlah jamaah haji kloter 48 yang meninggal di tanah suci menjadi 15 orang.Dua korban meninggal yang baru teridentifikasi adalah Zaini Mauelam Ishaq, warga Desa Liprak Kidul kecamatan Banyuanyar dan Masykur Atmino Asti, warga Desa Alas Tengah Kecamatan Besuk. Keduanya teridentifikasi menjadi salah satu korban insiden Mina oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI, Rabu (7/10).
Ptl Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo Atok Illah saat dikonfirmasi menyatakan pihaknya belum mendapatkan informasi resmi soal tersebut. “Jadi kami belum bisa memberikan komentar banyak, kecuali sudah mendapatkan surat resmi dari Kementerian Agama,” ujarnya.
Sementara Kasi Haji dan Umroh Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo Mukhlason mengaku secara lisan pihaknya sudah mendengar ditemukannya jamaah yang sempat dikabarkan hilang tersebut. “Sudah mendengar, tapi secara resminya belum melihat,” ujarnya.
Meski demikian, setelah mendapatkan informasi resmi dari Kemenag tersebut, nantinya akan diteruskan kepada keluarga yang bersangkutan. “Nanti kami akan sampaikan langsung kepada keluarga,” jelasnya.
Berdasar data Kemenag RI pada Rabu (7/10), ada dua jamaah kloter 48 yang meninggal dunia akibat insiden Mina. Dengan begitu, ada 15 jamaah asal kloter 48 yang meninggal di tanah suci. Dari jumlah itu, 14 diantaranya merupakan korban tragedi Mina. Sedangkan satu orang meninggal karena sakit di tanah suci.
Sejumlah 14 korban meninggal tersebut, 11 jamaah di antaranya berasal dari Kabupaten Probolinggo, seorang dari Kabupaten Jember dan dua orang berasal dari jamaah Kota Probolinggo. (maz/abh)


COMMENTS