Penulis : Wawan Bromo FM Senin, 26/10/2015 KRAKSAAN – Memasuki akhir Oktober 2015, harga lombok kecil di beberapa pasar tradisiona...
Penulis : Wawan Bromo FM
Senin, 26/10/2015
Senin, 26/10/2015
KRAKSAAN – Memasuki akhir Oktober 2015, harga lombok kecil di beberapa pasar tradisional di Kabupaten Probolinggo merengsek turun. Dimana lombok kecil turun sebesar 11,1% dari Rp 9.000/kg menjadi Rp 8.000/kg.Penurunan harga komoditi pertanian ini juga diikuti oleh beras Ir 64 Super dari Rp 9.600/kg menjadi Rp 9.500/kg atau 1,0% dan beras Ir 64 Premium turun dari Rp 9.100/kg menjadi Rp 9.000/kg atau sebesar 1,1%.
Selain turun, sejumlah komoditas pertanian juga mengalami kenaikan harga. Seperti beras Ir 64 Medium naik sebesar 3,7% dari Rp 8.200/kg menjadi Rp 8.500/kg, tomat naik sebesar 42,9% dari Rp 3.500/kg menjadi Rp 5.000/kg dan wortel naik sebesar 7,1% dari Rp 14.000/kg menjadi Rp 15.000/kg.
Sementara harga komoditas pertanian lain masih stabil dan tidak ada perubahan dengan minggu sebelumnya. Dimana jagung kuning pipilan kering sebesar Rp 5.000/kg, kedelai sebesar Rp 7.500/kg, kacang hijau sebesar 20.000/kg, bawang merah sebesar Rp 13.000/kg, bawang putih sebesar Rp 19.000/kg, lombok merah besar sebesar Rp 10.000/kg dan kentang sebesar Rp 8.000/kg.
“Perkembangan harga komoditas pertanian ini didapat dari kegiatan penyusunan informasi harga pasar. Dari hasil survei, harga sejumlah komoditas pertanian seperti lombok kecil dan beras Ir 64 turun bersamaan. Disamping juga ada kenaikan harga pada komoditas tomat dan wortel,” ujar Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Probolinggo Mahbub Zunaidi, Senin (26/10) lalu. (wan/abh)


COMMENTS