Penulis Wawan Bromo FM Selasa 13/10/2015 KRAKSAAN – Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE meminta masyarakat agar bisa menggel...
Penulis Wawan Bromo FM
Selasa 13/10/2015
KRAKSAAN – Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE meminta masyarakat agar bisa menggelorakan kembali semangat gotong royong. Sebab budaya gotong royong ini merupakan budaya warisan asli nenek moyang bangsa Indonesia yang harus terus dilestarikan. Apalagi gotong royong dapat meningkatkan tali silaturahim di tengah-tengah masyarakat.Permintaan tersebut disampaikan Bupati Tantri saat menghadiri kegiatan gotong royong bersama masyarakat di Kelurahan Patokan Kecamatan Kraksaan, Selasa (13/10). “Saya berharap supaya kegiatan gotong royong ini terus dilakukan, minimal dua minggu sekali dengan melibatkan semua masyarakat,” ungkapnya.
Menurut Bupati Tantri, kegiatan ini dilakukan mengingatkan kepada pemuda dan generasi penerus tentang pentingnya budaya gotong-royong. Oleh karena itu, orang tua harus memberikan contoh yang baik kepada anaknya. “Gotong royong ini penting dilakukan. Salah satunya untuk menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan dengan cara mengaktifkan kegiatan siskamling,” jelasnya.
Lebih lanjut Bupati Tantri juga berpesan agar para orang tua terus menyekolahkan anaknya hingga jenjang yang lebih tinggi. Sebab tugas orang tua adalah mengantarkan anaknya supaya bisa mandiri.
“Saya titip kepada orang tua agar tidak pernah berhenti membekali putra dan putrinya dengan ilmu. Sekolahkan anak-anaknya hingga jenjang yang lebih tinggi. Supaya 5 hingga 10 tahun ke depan bisa mengisi pembangunan di Kota Kraksaan dan bukan sebagai penonton,” tegasnya.
Sementara Lurah Patokan Fathur Rasyid Muslih mengatakan bahwa budaya gotong royong masyarakatnya sudah sangat tinggi. Hal ini dibuktikan dengan guyub dan kompaknya mereka ketika ada kegiatan bersih-bersih lingkungan. “Alhamdulillah, budaya gotong royong masyarakat Kelurahan Patokan masih tinggi,” ungkapnya.
Hanya saja jelas Fathur, saat ini masyarakat membutuhkan adanya penyediaan air bersih dan tandon air agar bisa memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. Selain itu juga perlu adanya penambahan penerangan di setiap sudut jalan untuk meminimalisir hal-hal negatif pada malam hari. “Untuk derajat kesehatan masyarakat sudah sangat bagus. Mereka selalu memanfaatkan fasilitas kesehatan untuk memeriksakan kesehatannya,” pungkasnya.
Gotong royong sendiri diawali dengan bersih-bersih lingkungan oleh Bupati Tantri bersama masyarakat. Kemudian dilanjutkan dengan peninjauan stand pameran yang menampilkan beragam produk unggulan dari masyarakat yang ada di Kecamatan Kraksaan sekaligus memantau pelayanan kesehatan. Kegiatan ini diakhiri dengan serap aspirasi masyarakat melalui dialog interaktif. (wan/abh)


COMMENTS