Penulis : Wawan Bromo FM Senin, 26 /10/2015 KRAKSAAN - Untuk memberikan tameng terhadap kemajuan teknologi, Dinas Pendidikan (Dispend...
Penulis : Wawan Bromo FM
Senin, 26 /10/2015
Senin, 26 /10/2015
KRAKSAAN - Untuk memberikan tameng terhadap kemajuan teknologi, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo kembali melaksanakan program Widya Bhakti Nugraha (WBN). Bahkan tahun ini diselenggarakan di 111 SMA/SMK negeri dan swasta di Kabupaten Probolinggo.“Tahun kemarin diselenggarakan di delapan lembaga. Tahun ini diselenggarakan di 111 lembaga SMA/SMK negeri dan swasta,” kata Kepala Dispendik Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo melalui Kasi SMA Aris Susilo.
Kegiatan ini merupakan sinergi Dispendik dengan Bagian Kesra dan Bakesbangpol dan Linmas. Adapun pematerinya dari Koramil, Polsek dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).
Menurut Aris, program WBN bertujuan menambah pendidikan karakter terhadap siswa SMA/SMK negeri maupun swasta. Selain itu, program WBN merupakan salah satu upaya Pemkab Probolinggo untuk meredam perilaku menyimpang pada anak sekolah, sebagai dampak kemajuan teknologi.
“Perkembangan teknologi berimbas ke masyarakat. Untuk mngantisipasi masuknya budaya bebas, Widya Bakti Nugraha ini diberikan kepada anak. Harapannya, bisa menjadi tameng, agar anak misa membedakan mana yang baik dan tidak baik,” ujarnya.
Dari 111 lembaga SMA/SMK, baru 18 lembaga yang sudah berjalan. Sedangkan sisanya sampai saat ini masih dalam proses pelaksanaan. “Target kami akhir tahunn ini sudah selesai semua. Karena memang penyelenggaraan program ini baru dimulai,” jelasnya.
Terkait dengan masih maraknya pelajar yang tawuran dan perilaku lain yang menyimpang, Aris mengatakan bahwa penanganan hal itu memerlukan kerjasama dengam berbagai pihak. Termasuk dari dukungan orang tua.
“Ini tanggung jawab bersama. Bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Orang tua juga wajib terus memantau perkembangan anak,” pungkasnya. (wan/abh)


COMMENTS