Penulis : Wawan Bromo FM Jumat, 30/10/2015 PROBOLINGGO - Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Probolinggo periode 2014-2018...
Penulis : Wawan Bromo FM
Jumat, 30/10/2015
PROBOLINGGO - Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Probolinggo periode 2014-2018 dan Pimpinan Cabang Fatayat NU Kabupaten Probolinggo resmi dilantik, Kamis (29/10) di Pendopo Kabupaten Probolinggo. Usai dilantik, badan otonom (banom) PCNU Kabupaten Probolinggo ini telah menyiapkan programnya untuk mengabdi pada bangsa.Pelantikan PC GP Ansor Kabupaten Probolinggo dilakukan oleh Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor M. Yunus Razak. Sementara pelantikan PC Fatayat NU Kabupaten Probolinggo dipandu Ketua Pimpinan Wilayah Fatayat NU Jawa Timur Hikmah Bafagih.
Pelantikan dua badan otonom (banon) NU ini dihadiri Bupati Probolinggo Hj P. Tantriana Sari SE dan Mustasyar PCNU Kabupaten Probolinggo sekaligus anggota Komisi VIII DPR RI Drs H Hasan Aminuddin MSi, Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Probolinggo KH Abdul Hadi dan Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Kraksaan H Nasrullah A. Suja’i serta sejumlah kepala SKPD di lingkungan Pemkab Probolinggo.
Sedikitnya ada lima program yang akan dilakukan mulai tahun ini. Diantaranya membentuk Baitul Mal Wattamwil Anshoruna. Dimana tujuannya memberikan bantuan pinjaman modal usaha kepada anggota dan umum. Selain itu mendirikan Lembaga Amil Zakat (LAZ) dengan mengumpulkan pakaian layak pakai, mainan dan sembako untuk disalurkan kepada orang miskin.
Ketiga membentuk satgas anti narkoba yang akan bekerja sama denga Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Probolinggo. Dimana tujuannya menyisir pondok pesantren untuk memberikan pemahaman tentang bahaya narkoba.
“Selama ini yang sering didatangi pihak kepolisian dan BNK hanya sekolah-sekolah umum saja. Sedangkan pondok pesantren dan madrasah masih jarang,” ungkap Ketua PC GP Ansor Kabupaten Probolinggo Muchlis.
Selain itu juga membentuk majelis dzikir dan sholawat dengan mengadakan istighotsah bersama camat untuk meramaikan masjid. Serta bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam merekrut anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk penanggulangan bencana daerah. Setiap kecamatan akan direkrut sebanyak 100 orang. “Keenam adalah perekrutan banser sebanyak 1.000 orang pada tahun 2018 mendatang,” jelasnya.
Sementara Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE berpesan kepada GP Ansor dan Fatayat agar tetap amanah serta bermanfaat untuk masyarakat dan menjaga komunikasi dengan SKPD di Pemkab Probolinggo. “Apalagi GP Ansor dan Fatayat NU Kabupaten Probolinggo lebih spesial dibandingkan di tempat lain, karena sinergi dua organisasi itu,” katanya.
Selain itu Bupati Tantri berpesan agar kedua organisasi pemuda itu bersiap menghadapi perdagangan bebas Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015. “Salah satunya dengan mengembangkan ekonomi dalam produk kreatif,” pungkasnya. (wan/abh)


COMMENTS