Penulis ; Wawan Bromo FM Rabu 07/10/2015 KRAKSAAN - Dalam rangka memperingati Hari Pangan se-Dunia, Badan Ketahanan Pangan dan Pelaks...
Penulis ; Wawan Bromo FM
Rabu 07/10/2015
Kepala Bidang Ketahanan Pangan BKP4 Kabupaten Probolinggo Joko Suprijanto mengatakan lomba ini bertujuan untuk memasyarakatkan pola pangan yang B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman) dengan berbasis bahan pangan lokal (non beras dan non terigu). “Disamping juga memasyarakatkan produk hasil olahan pangan dari bahan lokal Kabupaten Probolinggo,” ungkapnya.
Sementara Kepala BKP4 Kabupaten Probolinggo Nanang Trijoko Suhartono mengungkapkan lomba ini dilakukan sebagai upaya penganekaragaman pangan dengan mensosialisasikan B2SA kepada masyarakat. Artinya, masyarakat tidak tergantung kepada beras dan terigu.
“Bahan makanan apa saja boleh ditampilkan asalkan tidak berasal dari beras dan terigu. Kandungannya dihitung dulu dan dikonversi setara beras, kemudian diwujudkan dalam bentuk resep,” ungkapnya.
Mantan Kepala Dinas Pertanian ini mengharapkan agar dengan lomba ini masyarakat bisa menggunakan keanekaragaman pangan. Sehingga tidak selalu tergantung pada beras dan terigu. Sebab jika porsinya benar, maka nilainya akan sama dengan beras.
“Setidaknya tidak hanya kenyang fisik saja, tetapi gizinya juga terpenuhi. Sebenarnya bahan bakunya sudah ada, tetapi keterlibatan dan pengetahuan masyarakat masih kurang. Masih perlu sosialisasi dan edukasi tentang pentingnya makan makanan yang Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman,” jelasnya.
Menurut Nanang ini, lomba ini digelar untuk memperkenalkan berbagai olahan pangan yang mengandung unsur B2SA berbasis bahan lokal Kabupaten Probolinggo. “Semoga melalui lomba ini ada peningkatan pengetahuan masyarakat akan berbagai produk olahan pangan beragam, bergizi, seimbang dan aman dikonsumsi yang berbasis bahan baku lokal Kabupaten Probolinggo,” harapnya. (wan/abh)


COMMENTS