Penulis : Wawan Bromo FM Minggu 11/10/2015 KRAKSAAN – Untuk meningkatkan produksi jagung, Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Pro...
Penulis : Wawan Bromo FM
Minggu 11/10/2015
Dalam program upsus ini, tiap hektar lahan mendapatkan bantuan berupa benih jagung hibrida sebanyak 15 kg, pupuk Urea 75 kg dan pupuk NPK 50 kg. “Pupuk yang diberikan adalah pupuk non subsidi. Dosis pemakaian pupuk yang dianjurkan adalah 3 kuintal Urea dan 2 kuintal NPK per hektar. Jadi sisanya ditanggung oleh petani,” ujar Kepala Dispertan Kabupaten Probolinggo Mahbub Zunaidi.
Bantuan benih dan pupuk ini diberikan kepada kelompok tani (poktan) di beberapa desa di 12 kecamatan. Yakni, Kecamatan Banyuanyar (6 poktan), Wonomerto (8 poktan), Bantaran (5 poktan), Sumberasih (9 poktan), Tongas (5 poktan), Tiris (6 poktan), Krucil (6 poktan), Kuripan (11 poktan), Sumber (5 poktan), Lumbang (11 poktan), Tegalsiwalan (2 poktan) dan Leces (1 poktan).
“Optimasi lahan merupakan salah satu langkah strategis dalam mengantisipasi kekurangan lahan untuk memproduksi jagung. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) dan produktivitas lahan melalui penyediaan sarana produksi (pupuk) dan bantuan pengolahan tanah. Semoga melalui upaya ini produksi jagung terus meningkat,” pungkasnya. (wan/abh)


COMMENTS