Penulis Wawan Bromo FM Kamis 01/10/2015 KRAKSAAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo memberikan pembekalan juru dakwah ...
Penulis Wawan Bromo FM
Kamis 01/10/2015
Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Shodiq Tjahjono melalui Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Ari Suciati mengungkapkan kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada juru dakwah tentang IMS dan HIV/AIDS sehingga mendapatkan informasi yang benar tentang IMS dan HIV/AIDS.
“Dengan demikian, juru dakwah mampu memberikan penyuluhan tentang IMS dan HIV/AIDS kepada masyarakat sehingga mampu menurunnya stigma dan diskriminasi terhadap ODHA serta meningkatnya kualitas hidup ODHA,” ungkapnya.
Menurut Ari Suciati, HIV dan AIDS merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan penaganan secara komprehensip. Sejak ditemukan pada tahun 2000, kasus AIDS di Kabupaten Probolinggo mengalami lonjakan yang bermakna. Bahkan sampai September 2015, kasus HIV/AIDS di Kabupaten Probolinggo yang dilaporkan sebanyak 1002 kasus HIV/AIDS.
“Dari jumlah tersebut, 313 orang (31,5 %) diantaranya dilaporkan sudah meninggal. Hal ini menuntut perhatian semua pihak terutama petugas kesehatan dalam memberikan layanan kesehatan HIV/AIDS,” jelasnya.
Ari Suciati menambahkan tujuan pengendalian HIV/AIDS adalah menurunkan jumlah kasus baru HIV, menurunkan angka kematian serta menurunkan stigma dan diskriminasi pada ODHA. “Untuk itu perlu adanya peran dari tokoh agama dalam menyebarluaskan informasi tentang HIV AIDS kepada masyarakat,” pungkasnya. (wan/abh)


COMMENTS