Penulis : Wawan Bromo FM Senin, 26/10/2015 KRAKSAAN – Momentum peringatan 10 Muharram 1437 Hijriyah membawa berkah tersendiri bagi 1...
Penulis : Wawan Bromo FM
Senin, 26/10/2015
Senin, 26/10/2015
Pemberian santunan kepada anak yatim piatu ini terselenggara berkat kerja sama antara Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (KKKS) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Probolinggo.
Penyerahan santunan tersebut dihadiri Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari SE didampingi anggota Komisi VIII DPR RI Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si, Wakil Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko beserta segenap jajaran Forkopimda Kabupaten Probolinggo.
Hadir pula sejumlah Kepala SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) dan Camat di lingkungan Pemkab Probolinggo, Wakil Ketua K3S Kabupaten Probolinggo Hj. Yuni Nawi, Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo H Ahmad Muzammil dan sejumlah ketua organisasi kemasyarakatan (ormas) di Kabupaten Probolinggo.
Selain menerima santunan, para anak yatim piatu dari 24 kecamatan, ormas (NU, Muhammadiyah dan Al Irsyad) dan Yayasan Anak Yatim di Kabupaten Probolinggo ini juga memperoleh mukena, sarung dan alat-alat tulis sekolah dari K3S serta tas sekolah lengkap dengan peralatan tulisnya dan uang sebesar Rp 50 ribu per anak dari Baznas.
Tidak hanya menyerahkan santunan saja, dalam kesempatan tersebut Bupati Tantri juga mengusap rambut anak-anak yatim piatu tersebut sebagaimana disabdakan oleh Rasulullah SAW.
Dalam sambutannya Bupati Tantri menegaskan bahwa kegiatan tersebut dilakukan untuk mengingatkan tentang keistimewaan dan keutamaan tanggal 10 Muharram. ”Kegiatan ini semata-mata untuk mengingatkan bahwa 10 Muharram adalah hari istimewa dan hari ulang tahunnya yatim piatu,” ungkapnya.
Menurut Bupati Tantri, shodakoh merupakan pemberian yang dilakukan kepada orang lain. Tetapi sebenarnya yang menerima kebaikan dari shodakoh tersebut bukanlah orang lain, namun diri kita sendiri. ”Sebenarnya kita sendiri yang menerima kebaikan dari yang kita lakukan dan bukan orang lain,” jelasnya.
Kepada anak-anak yatim piatu Bupati Tantri berpesan agar rajin sekolah, rajin mengaji serta selalu mematuhi nasehat orang tua dan guru di sekolah. Sebab semua itu adalah bekal di masa depan nanti. ”Dengan tiga kunci itu, Insya Allah cita-cita kita akan dimudahkan oleh Allah SWT,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut Bupati Tantri juga berpesan kepada para guru agar selalu menjaga anak yatim piatu di lingkungannya. Karena itu merupakan tanggung jawab kita bersama.
”Alhamdulillah, setiap tahun Pemkab Probolinggo istiqomah memulyakan anak yatim dengan cara memberinya santunan dan membelainya. Sebab anak-anak inilah yang akan menolong kita semua,” pungkasnya. (wan/abh)


COMMENTS