Penulis : Wawan Bromo FM Minggu 18/10/2015 KRAKSAAN – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Probolinggo mempunyai cara tersend...
Penulis : Wawan Bromo FM
Minggu 18/10/2015
KRAKSAAN – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Probolinggo mempunyai cara tersendiri dalam berbagi kebahagiaan dengan para anak yatim piatu di Kabupaten Probolinggo. Berkaitan dengan momentum 10 Muharram 1437 H mendatang, Baznas setempat akan memberikan santunan kepada 1.500 anak yatim piatu.Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo H Ahmad Muzammil mengatakan, para anak yatim ini berasal dari 24 kecamatan se-Kabupaten Probolinggo. Di mana setiap kecamatan mengirimkan 50 anak yatim piatu bekerja sama dengan Cabang Dinas Pendidikan Kecamatan. Sehingga totalnya mencapai 1.200 anak yatim piatu.
“Sisanya akan diberikan kepada anak yatim piatu yang berasal dari ormas NU, Muhammadiyah, Al Irsyad dan 15 Yayasan Anak Yatim di Kabupaten Probolinggo,” ungkapnya.
Menurut Muzammil, pemberian santunan kepada 1.500 anak yatim piatu ini rencananya akan dipusatkan di Alun-alun Kota Kraksaan dengan beragam hiburan. “Intinya kami ingin merayakan Hari Anak Yatim dan berbagi kebahagiaan,” jelasnya.
Dalam pemberian santunan kepada anak yatim piatu ini, Baznas bekerja sama dengan Pemkab Probolinggo dan K3S (Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial) Kabupaten Probolinggo. K3S akan memberikan mukena, sarung dan alat-alat tulis sekolah. Sementara Baznas memberikan santunan tas sekolah lengkap dengan peralatan tulisnya serta uang sebesar Rp 50 ribu per anak.
“Pemberian santunan ini bertujuan untuk berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim piatu. Apalagi Baznas sudah mengusulkan kepada bupati bagaimana kalau 10 Muharram dijadikan Hari Anak Yatim,” jelasnya.
Momentum 10 Muharram ini juga memberikan berkah bagi 13 guru agama di dataran tinggi dan 10 mahasiswa berprestasi dari keluarga tidak mampu. Para guru agama dan mahasiswa memperoleh bantuan masing-masing sebesar Rp 1 juta.
“Pemberian bantuan kepada mahasiswa ini merupakan kelanjutan dari tahap sebelumnya. Sudah ada 14 mahasiswa yang sudah menerima bantuan serupa. Semoga dengan adanya kegiatan ini, masyarakat bisa lebih mempercayakan pengumpulan ZIS kepada Baznas Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya. (wan/abh)


COMMENTS