Penulis Dimaz Bromo FM Selasa 22/09/2015 KRAKSAAN - Peristiwa rontoknya empat buah keramik dinding di kantor Sekretariat Daerah Pemer...
Penulis Dimaz Bromo FM
Selasa 22/09/2015
KRAKSAAN - Peristiwa rontoknya empat buah keramik dinding di kantor Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo sisi timur, Kamis (17/9) lalu, ditanggapi serius. Rekanan proyek pembangunan pemkab menyatakan akan mengganti rugi kerusakan Suzuki Swift Nopol N 1403 RK milik Umi, seorang staf Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Probolinggo. Mobil tersebut tertimpa keramik dinding tersebut hingga penyok di beberapa bagian.Kepastian tersebut disampaikan melalui Dinas PU (Pekerjaan Umum) Cipta Karya Kabupaten Probolinggo. Kepala Dinas PU Cipta Karya Kabupaten Probolinggo Prijono mengatakan, insiden jatuhnya keramik itu disebabkan karena getaran yang timbul dari proyek pembangunan gedung utama kantor sekretariat di bagian tengah.
Menurut Prijono, pihaknya telah melakukan pendekatan dengan kontraktor agar mereka bersedia mengganti biaya kerusakan mobil milik Umi. “Sudah dipahami serta akan diperbaiki, meski nominalnya belum diketahui pasti,” terangnya.
Prijono mengungkapkan, pihak kontraktor berjanji akan memperbaiki mobil tersebut. Agar insiden serupa tidak terjadi lagi, Ketua Umum Pengkab PBSI Probolinggo ini menghimbau agar kendaraan milik pegawai sebaiknya diparkir di sebelah timur dan tidak berada di samping dinding gedung.
Saat ini Dinas PU Cipta Karya berencana mengganti keramik yang rontok itu dengan dinding biasa. “Itu masih sebatas wacana saja, belum bisa dipastikan kapan. Keramik memang memiliki resiko jatuh lebih besar akibat getaran,” terangnya.
Diberitakan sebelumnya, Kamis (17/9) lalu, 4 buah keramik kantor Sekretariat Daerah Pemkab Probolinggo ambrol dan menimpa mobil milik Umi. Mobil tersebut diparkir di sebelah timur kantor sisi timur. Sementara pemiliknya mengikuti survei lapangan ke Kecamatan Tiris. Mobil itu mengalami kerusakan di bagian pintu dan kaca depan sebelah kanan. Kap mobil juga penyok. (maz/abh)


COMMENTS