Penulis Dimaz Bromo FM Selasa 22/09/2015 GADING - Ada dua tugas berat yang dipikul Aminatus Soleha. Pertama, ia harus kuliah di sebu...
Penulis Dimaz Bromo FM
Selasa 22/09/2015
GADING - Ada dua tugas berat yang dipikul Aminatus Soleha. Pertama, ia harus kuliah di sebuah perguruan tinggi di Kabupaten Probolinggo. Berikutnya, ia punya kewajiban menjalankan tugas sebagai operator sekolah di sebuah lembaga pendidikan negeri di Kecamatan Gading.Dua kesibukan itu memang membuat waktu senggang Soleha, panggilan karibnya, kerap tersita. Apalagi jika sedang sibuk menggarap tugas menyinkronkan data pokok pendidikan (dapodik).
“Kalau sudah urusan dapodik, waktu akan tersita. Bahkan bisa sampai larut malam. Jadi, harus berjuang kalau urusannya dapodik,” ungkap gadis asal Desa Ranuwurung Kecamatan Gading ini.
Menyinkronkan dapodik ini bukan urusan mudah. Sebab selama pekerjaan berlangsung, Soleha harus online. Khususnya kalau sedang menggarap di rumah. Karena ada di dataran tinggi, ia kerap kesulitan mendapatkan sinyal bagus untuk tetap online. “Mengerjakan harus di luar rumah, cari tempat yang lebih tinggi,” ungkapnya.
Semua itu dilakukan Soleha demi memvalidasi data PTK (pendidikan dan tenaga kependidikan) di sekolahnya tersebut. “Untungnya selama ini PTK yang ada di sekolah sudah valid semua. Jadi, sudah tidak begitu sibuk lagi untuk mengerjakan Dapodik. Kecuali saat ada murid baru ataupun ada guru yang baru pindah dari dan akan ke sekolah. Kalau ada yang seperti itu, pikiran akan terkuras lagi,” tukasnya. (maz/abh)


COMMENTS