Penulis Wawan Bromo FM Jumat 11/09/2015 SUKAPURA – Tugas seorang bidan itu sangat banyak. Tetapi pada intinya, bidan bertugas sebagai...
Penulis Wawan Bromo FM
Jumat 11/09/2015
SUKAPURA – Tugas seorang bidan itu sangat banyak. Tetapi pada intinya, bidan bertugas sebagai ujung tombak kesehatan ibu dan anak. Salah satunya, berupaya bisa menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).Hal tersebut ditegaskan bidan Desa Wonokerto Kecamatan Sukapura Riza Umami. “Untuk menjadi bidan yang sukses, maka seorang bidan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat harus bekerja dengan ikhlas dan sabar,” ungkap perempuan asal Desa/Kecamatan Gending ini.
Perempuan lajang kelahiran, 01 Agustus 1990 ini berpesan, masyarakat agar senantiasa meningkatkan kesadaran terhadap kesehatan pribadi, keluarga serta lingkungannya.
“Saya berharap supaya ke depan, AKI dan AKB menurun, meningkatnya persalinan di fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan serta kinerja seorang bidan bisa lebih ditingkatkan,” jelas alumnus Stikes Karya Husada Pare, Kediri ini.
Anak ketiga dari tiga bersaudara pasangan Samsul Arifin dan Sumarmi ini mengaku, memiliki pengalaman yang sangat berkesan. Terutama saat menolong persalinan di jalan setapak sampai bermalam di rumah pasien karena tidak memungkinkan untuk pulang. Sehingga pada akhirnya pasien harus dirujuk ke rumah sakit dengan cara ditandu memakai kursi untuk sampai ke jalan utama pada tengah malam.
“Ada suka dan duka yang saya rasakan selama menjadi bidan. Sukanya, bisa menolong kelahiran generasi penerus bangsa. Dukanya, sering menolong persalinan di rumah pasien dengan kondisi medan yang sangat terpencil kanan-kiri jurang. Sekali lagi kuncinya satu, ikhlas dan sabar,” pungkas perempuan yang hobi membaca ini. (wan/abh)


COMMENTS