Penulis Dimaz Bromo FM Rabu 09/09/2015 PROBOLINGGO - Rangkaian acara Semarak Kemilau Batik Kabupaten Probolinggo yang digagas Dinas P...
Penulis Dimaz Bromo FM
Rabu 09/09/2015
Rangkaian acara tersebut dimulai dengan lomba mewarnai batik oleh 100 siswa TK di tiga kecamatan. Yakni, Dringu, Leces dan Gending. Lomba mewarnai batik yang juga didukung Dinas Pendidikan (Dispendik) ini diharapkan memberikan pendidikan usia dini agar mencintai khasanah budaya lokal.
Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo mengaku bangga dengan kreasi anak-anak usia TK ini. “Anak-anak menjadi generasi penerus untuk mempertahankan serta mengembangkan budaya lokal, tidak terkecuali batik,” katanya.
Selain lomba mewarnai, juga digelar pameran IKM (industri kecil menengah) batik dan IKM potensial lainnya seperti mebel dan kerajinan di halaman Pendopo Kabupaten Probolinggo. Total ada 17 stand yang didirikan oleh Disperindag.
“Salah satu upaya kami mempromosikan batik yakni dengan pameran. Tidak hanya itu, juga dengan kegiatan lainnya seperti rangkaian acara dalam one day ini,” ujar Kepala Disperindag M. Sidik Widjanarko.
Acara semakin meriah dengan adanya batik fashion on the street. Sebanyak delapan model profesional berlenggak-lenggok memancing animo masyarakat. Terlebih, pelaksanaannya digelar di Jalan A. Yani depan Pendopo Kabupaten Probolinggo. Tidak hanya berlenggak-lenggok, model-model tersebut menjadi objek fotografer yang mengikuti lomba foto on the spot. Total ada 100 lebih fotografer yang menjadi peserta.
Anggota Komisi VIII DPR RI Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si yang juga menikmati rangkaian acara tersebut sangat kagum dengan konsep yang dibuat. “Ini sangat menarik, baru pertama kali rangkaian acara seperti ini,” ujarnya.
Puncaknya ketika digelar malam Semarak Kemilau Batik yang dimulai pukul 19.00. Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE menobatkan 8 istri Kepala SKPD menjadi ambassador batik kabupaten. Tidak hanya istri kepala SKPD, anggota DPR RI Hasan Aminuddin juga dinobatkan sebagai grand ambassador batik.
Acara puncak sendiri dimulai sekitar pukul 20.00. Sejumlah pejabat hadir dalam semarak kemilau batik tadi malam. Mulai Dandim 0820 Letkol Inf. Hendhi Yustian Danang Suta, Wakapolres Kompol Sujiono, Wakil Ketua DPRD Musayyib Nahrawi serta Direktur Jawa Pos Radar Bromo Taufik Lamade.
Sebelum peragaan busana batik khas lokal, malam itu juga diumumkan pemenang lomba mewarnai dan lomba foto fashion batik on the street. Baru setelah itu 8 istri kepala SKPD berlenggak-lenggok di hadapan undangan yan memenuhi Pendopo Kabupaten Probolinggo. Diantaranya, batik Prabulinggih, batik Pancormas, batik Pasir Berbisik, batik Balqis, batik Senandung Bromo, batik Ronggomukti, batik Rengganis dan Arasy Batik.
Bupati Tantri meminta semua pihak berperan aktif mempromosikan batik khas Kabupaten Probolinggo. Selain mempertahankan budaya lokal juga memberikan apresiasi pada perajin batik.
“Kalau semua memakai batik khas Probolinggo. Maka perajin kita yang juga akan senang. Harapannya, perajin batik Kabupaten Probolinggo bisa bersaing dalam memperebutkan pasar perdagangan bebas Masyarakat Ekonomi Asean (MEA),” ungkapnya. (maz/abh)


COMMENTS