Penulis Wawan Bromo FM Selasa 15/09/2015 SUMBERASIH – Dalam rangk pengembangan kawasan konservasi pesisir, laut dan pulau-pulau kecil...
Penulis Wawan Bromo FM
Selasa 15/09/2015
Sosialisasi ini diikuti oleh 40 orang peserta dari masyarakat Pulau Gili Ketapang. Selama sosialisasi, para peserta mendapatkan materi tentang pengawasan ekosistem terumbu karang dan pengelolaannya, terumbu karang dan perairan Pulau Gili Ketapang serta konservasi ekosistem terumbu karang.
Kepala Diskanla Kabupaten Probolinggo Dedy Isfandi melalui Kasi Pengelolaan Pesisir, Laut dan Kepulauan Yasykur mengatakan kegiatan ini digelar dengan tujuan untuk membangun kesadaran masyarakat untuk melestarikan terumbu karang, mengingat pentingnya terumbu karang terhadap habitat laut yang ada di Kabupaten Probolinggo, khususnya Pulau Gili Ketapang.
“Selain itu memberikan wawasan terhadap masyarakat agar mau berkontribusi dalam melestarikan terumbu karang untuk ekosistem laut. Sehingga tidak hanya mengekploitasi sumber daya lautnya saja,” ujarnya.
Menurut Yasykur, masyarakat hendaknya betul-betul menjadikan terumbu karang menjadi milik bersama yang harus selalu dijaga dan dilestarikan. “Masyarakat harus berperan aktif dalam melakukan pengawasan terhadap terumbu karang sehingga tidak selalu tergantung kepada pemerintah,” jelasnya.
Lebih lanjut Yasykur mengharapkan agar masyarakat mau belajar cara melakukan transplantasi terumbu karang dan senantiasa mengawasi areal terumbu karang yang akan dikonservasi.
“Dalam rangka untuk mendukung konservasi terumbu karang di Pulau Gili Ketapang, kami mengharapkan agar pemerintah desa bisa menyusun Perdes (Peraturan Desa) yang mengatur tentang pelestarian terumbu karang,” harapnya. (wan/abh)


COMMENTS