Penulis Wawan Bromo FM Rabu 30/09/2015 KRAKSAAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo terus berupaya menciptakan santri entrepr...
Penulis Wawan Bromo FM
Rabu 30/09/2015
Pelatihan yang dibuka oleh Camat Kraksaan Sugeng Wiyanto, Rabu (30/9) ini digelar di Musholla Salamah di asrama KH Aminuddin dibawah asuhan Hj. Sa’diyah Aminuddin. Dalam pelatihan ini, para santri mendapatkan materi tentang tata rias pengantin selama 25 kali pertemuan hingga 21 Oktober mendatang.
Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan BPPKB Kabupaten Probolinggo Amalia Etiq Primahayu mengatakan bahwa perempuan mempunyai wibawa dari cara berbusana dan berfikirnya.
“Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan ketrampilan tata rias pengantin bagi santri agar dapat berwirausaha secara mandiri. Dengan demikian dapat menciptakan lapangan kerja baik untuk diri sendiri dan masyarakat sekitarnya,” ujarnya.
Lebih lanjut Amalia mengajak para santri untuk memanfaatkan potensi dan sumber daya yang dimilikinya secara optimal sehingga mampu memberikan manfaat terutama dalam menciptakan sebuah usaha baru demi meningkatkan kesejahteraan hidupnya.
“Harapannya, walaupun berada di pondok pesantren, santri bisa membuka peluang usaha di bidang tata rias pengantin. Sebab seiring dengan perkembangan zaman, keberadaan rias pengantin sangat dibutuhkan,” jelasnya.
Sementara keluarga pesantren, Najlatun Naqiyah menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Pemkab Probolinggo dengan harapan bisa dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para santri. “Kesempatan ini tidak akan datang untuk kedua kalinya. Oleh karena itu, manfaatkan untuk mengasah bakat dan potensi yang kalian miliki dengan baik,” ujarnya.
Sedangkan Camat Kraksaan Sugeng Wiyanto berharap pelatihan ini dapat bermanfaat bagi para santri dan digunakan dengan sebaik-baiknya untuk menerima pengetahuan tentang tata rias pengantin. (wan/abh)


COMMENTS