Penulis Wawan Bromo FM Sabtu 19/09/2015 KRAKSAAN – Realisasi tanam tembakau Paiton Voor Ooogst (Paiton VO) hingga pertengahan Septemb...
Penulis Wawan Bromo FM
Sabtu 19/09/2015
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perkebunan dan Kehutanan (Disbunhut) Kabupaten Probolinggo Raharjo melalui Kepala Bidang Perkebunan Wahyu Priyambodho. Menurutnya, tembakau Paiton VO ini berada di tujuh kecamatan meliputi Paiton, Kotaanyar, Pakuniran, Besuk, Krejengan, Kraksaan dan Gading. Dari 7 kecamatan potensi tersebut, yang paling kecil realisasi tanamnya adalah Kecamatan Gading.
“Dari tujuh kecamatan potensi tersebut, yang paling kecil realisasi tanamnya adalah Kecamatan Gading. Kebanyakan yang sudah panen adalah daun bawah dan tengah. Hanya sebagian kecil saja yang panen daun atas. Biasanya petani yang tanam awal,” ujarnya.
Mantan Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Bantaran ini menjelaskan, saat ini harga daun bawah berkisar Rp 18 ribu-Rp 21 ribu per kg. Sementara daun tengah berkisar antara Rp 25 ribu-Rp 32 ribu per kg. “Dengan kondisi saat ini didukung cuaca dan biaya tanam mulai bibit hingga pengolahan lahan, Insya Allah petani itu untung,” jelasnya.
Tidak hanya itu, kondisi ini juga didukung dengan bersamaan dengan dibukanya 7 (tujuh) gudang tembakau besar di Kabupaten Probolinggo. Di mana rencananya gudang akan tutup akhir Oktober mendatang. “Hanya satu gudang saja yang masih belum buka. Mudah-mudahan nanti bersamaan dengan panen tembakau berikutnya,” terangnya.
Wahyu menambahkan, pembelian tembakau petani dilakukan dengan sistem kemitraan dan melalui blandang. Kalau sistem kemitraan, seluruh biaya tanam ditanggung oleh gudang. Nantinya kalau sudah panen langsung akan dibeli oleh gudang dengan harga standar gudang. Tentu harganya akan lebih mahal.
“Tetapi dengan kemitraan ini, hasil panen tembakau itu harus disesuaikan dengan keinginan gudang. Harga yang ditawarkan gudang disesuaikan dengan kualitas tembakau hasil panen petani. Mudah-mudahan panen tembakau tahun ini meningkat dengan kualitas yang bagus sesuai dengan keinginan gudang,” harapnya. (wan/abh)


COMMENTS