Penulis Wawan Bromo FM Rabu 16/09/2015 KRAKSAAN – Dalam rangka Bulan Gemar Membaca dan Hari Kunjung Perpustakaan Tahun 2015, Kantor P...
Penulis Wawan Bromo FM
Rabu 16/09/2015
Seminar yang dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo H. Moch. Nawi ini dihadiri oleh Duta Baca Indonesia Andy F Noya dan Penulis Buku Negeri Lima Menara Ahmad Fuadi, Ketua Umum GPMB (Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca) Bambang Supriyo Utomo, Kepala Pusat Preservasi Bahan Pustaka Perpustakaan Nasional RI Sri Sumekar serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Probolinggo.
Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan peserta mulai dari guru, siswa, mahasiswa, PKK, Dharma Wanita, pemerhati perpustakaan, pengelola taman bacaan, birokrat, tokoh agama, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat di Kabupaten Probolinggo.
Kepala Kantor Perpusda Kabupaten Probolinggo Santoso mengatakan kegiatan ini bertujuan memperkenalkan dan mempromosikan perpustakaan sebagai sarana pembelajaran seumur hidup serta memotivasi masyarakat untuk menumbuhkan budaya gemar membaca.
”Selain itu, menggandeng stakeholder perpustakaan untuk bersama-sama mewujudkan minat baca di kalangan masyarakat serta mewujudkan Kabupaten Probolinggo membaca,” ungkapnya.
Sementara Sekda Nawi mengatakan bahwa bangsa yang tidak membaca adalah bangsa yang meraba-raba dalam gelap. Bangsa yang tidak membaca adalah bangsa yang berwawasan terbatas dan bisa jadi melakukan kesalahan yang sama berulang-ulang.
”Sebaliknya bangsa yang membaca adalah bangsa yang mempunyai peradaban, maju, berkualitas dan mampu menghadapi perkembangan tantangan zaman. Banyak membaca merupakan gerbang menuju kekayaan imajinasi ide-ide yang dapat membangkitkan motivasi yang tidak gampang menyerah apabila dihadapkan pada persoalan dan permasalahan,” ujarnya.
Melalui seminar minat baca ini Sekda Nawi mengajak kepada masyarakat Kabupaten Probolinggo mulai dari anak-anak, remaja hingga orang tua untuk membiasakan dan senang membaca.
“Bimbinglah dan arahkan anak-anak kita untuk senang membaca. Jangan lewatkan waktu terbuang begitu saja tanpa membaca. Dengan membaca kita akan tahu banyak hal, pikiran dan wawasan terasah, pengetahuan bertambah, pengalaman diperkaya, nalar berkembang, watak dan kepribadian terarah,” pungkasnya. (wan/abh)


COMMENTS