Penulis Dimaz Bromo FM Sabtu 12/09/2015 LUMBANG - Pasca tewasnya seorang mahasiswa dari Universitas Wijaya Kusuma (UWK) Surabaya, Rez...
Penulis Dimaz Bromo FM
Sabtu 12/09/2015
LUMBANG - Pasca tewasnya seorang mahasiswa dari Universitas Wijaya Kusuma (UWK) Surabaya, Reza Gilang Bastian (21), wisata air terjun Madakaripura di Kecamatan Lumbang mendadak sepi seperti bukan tempat wisata lagi.Bahkan, para pedagang dan warung di sekitar lokasi tampak sepi. Mereka memilih tidak membuka warungnya dan tidak ada satupun pengunjung yang datang ke wisata air terjun Madakaripura ini.
Pantauan di area wisata Madakaripura, terdapat sekitar 20 pedagang yang menjual aneka makanan. Sejumlah pedagang mengaku karena mereka masih trauma atas peristiwa yang menimpa Reza, mahasiswa asal Puger Jember yang kejatuhan batu dari atas tebing dari ketinggian sekitar 150 meter.
Wisata air terjun ini berada di Desa Negororejo Kecamatan Lumbang. Untuk sampai ke tempat ini, pengunjung harus berjalan kaki sejauh 1,3 km. Rasa capek dan lelah akan hilang begitu sampai di tempat itu. Sebab pengunjung akan disapa dengan suara air terjun didukung panorama alam yang sangat indah.
Imam Solichin, petugas loket air terjun Madakaripura mengatakan, wisata air terjun ini lebih sering ditutup pada saat musim penghujan. Selain tebing rawan longsor juga rawan terjadinya banjir bandang.
“Namun, kejadian yang dialami mahasiswa itu merupakan sesuatu yang tidak diduga. Atas kejadian itu, sekarang langsung sepi. Mungkin karena pedagang dan pengunjung masih trauma,” ujarnya.
Sementara Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto mengaku tidak akan menutup tempat wisata air terjun Madakaripura, meski sempat terjadi insiden tewasnya mahasiswa UWK Surabaya Reza Gilang Bastian. (maz/abh)


COMMENTS