Penulis Wawan Bromo FM Kamis 17/09/2015 KRAKSAAN – Memasuki pertengahan September, lombok kecil sudah terasa kurang pedas lagi. Hal i...
Penulis Wawan Bromo FM
Kamis 17/09/2015
KRAKSAAN – Memasuki pertengahan September, lombok kecil sudah terasa kurang pedas lagi. Hal ini dikarenakan harganya sudah mulai turun sebesar 9,1% dari Rp 55.000/kg menjadi Rp 50.000/kg. Penurunan sebesar 9,1% juga terjadi pada komoditas pertanian jagung kuning pipilan kering dari Rp 5.500/kg menjadi Rp 5.000/kg.Disamping mengalami penurunan harga, komoditas pertanian di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Probolinggo juga mengalami kenaikan harga. Salah satunya komoditas tomat yang naik sebesar 17,6% dari Rp 1.700/kg menjadi Rp 2.000.
Selain tiga komoditas tersebut, harga sejumlah komoditas pertanian lain masih fluktuatif. Seperti beras Ir 64 Super Rp 9.500/kg, beras Ir 64 Premium Rp 8.500/kg dan beras Ir 64 Medium Rp 8.000/kg.
Dari golongan palawija dan sayuran, kedelai seharga Rp 7.500/kg, kacang hijau Rp 20.000/kg, bawang merah Rp 11.000/kg, bawang putih Rp 17.000/kg, lombok merah besar Rp 25.000/kg, kentang Rp 7.500/kg dan wortel Rp 8.000/kg.
“Perkembangan harga komoditas pertanian ini didapat dari kegiatan penyusunan informasi harga pasar. Dari hasil survei, sebagian besar harga sejumlah komoditas pertanian fluktuatif,” ujar Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Probolinggo Mahbub Zunaidi. (wan/abh)


COMMENTS