Penulis Wawan Bromo FM Senin 07/09/2015 KRAKSAAN - Seperti tahun-tahun sebelumnya, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pro...
Penulis Wawan Bromo FM
Senin 07/09/2015
KRAKSAAN - Seperti tahun-tahun sebelumnya, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo merahasiakan lokasi maktab bagi CJH. Kemenag berdalih lokasi maktab dirahasiakan untuk menghindari kecemasan CJH. Terlebih, saat ini tidak ada lokasi maktab yang berjarak kurang dari setengah kilometer setelah renovasi Masjidil Haram.
“Saya sendiri belum tahu, soal itu (maktab) dirahasiakan agar CJH tidak resah,” ujar Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo H. Busthami melalui Kasi Haji dan Umrah Mukhlason.
Lokasi maktab sendiri menurutnya akan disampaikan pada CJH ketika sudah berada di tanah suci. Merujuk tahun lalu, CJH asal Kabupaten Probolinggo menempati maktab di Bahutmah yang lokasinya sekitar 2 kilometer. Itu sebabnya ada fasilitas kendaraan bagi jamaah.
Ia sendiri berharap pada CJH untuk tidak merisaukan lokasi ataupun jarak maktab. “Sebab lokasinya sudah melalui undian, jadi tidak semua CJH bisa berada di maktab yang dekat,” katanya. Mukhlason sendiri yakin jika seluruh CJH sudah siap dimanapun maktab. “Kami hanya mengkhawatirkan jamaah yang cemas soal maktab,” imbuhnya.
Selain itu juga ada 2 orang sebagai tim pemandu haji daerah (TPHD). Yakni Fauzan dari PCNU Kota Kraksaan dan Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Probolinggo Nur Ayati. “Smeua petugas punya tugas masing-masing. CJH punya hak untuk berkonsultasi persoalan haji selama di tanah suci,” katanya.
Disinggung mengenai hasil tes kesehatan, Mukhalosn mengaku belum mengantongi informasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo. “Biasanya mendekati pemberangkatan hasilnya baru keluar,” katanya. Namun, ia mengaku kondisi jamaah seluruhnya sehat. “Kalaupun ada yang sakit, namun masih diperbolehkan oleh dokter,” jelasnya.
Ditempat yang sama, Mohammad Syarifuddin mengaku menyiapkan kendaraan lebih untuk mengangkut seluruh CJH. “Kita berikan pelayanan maksimal, kalau dibutuhkan pasti kita tambah. Sejauh ini, sudah kami siapkan sekitar 15 bus dan 2 truk. Lebih banyak dari rencana sebelumnya,” pungkasnya. (maz/abh)
“Saya sendiri belum tahu, soal itu (maktab) dirahasiakan agar CJH tidak resah,” ujar Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo H. Busthami melalui Kasi Haji dan Umrah Mukhlason.
Lokasi maktab sendiri menurutnya akan disampaikan pada CJH ketika sudah berada di tanah suci. Merujuk tahun lalu, CJH asal Kabupaten Probolinggo menempati maktab di Bahutmah yang lokasinya sekitar 2 kilometer. Itu sebabnya ada fasilitas kendaraan bagi jamaah.
Ia sendiri berharap pada CJH untuk tidak merisaukan lokasi ataupun jarak maktab. “Sebab lokasinya sudah melalui undian, jadi tidak semua CJH bisa berada di maktab yang dekat,” katanya. Mukhlason sendiri yakin jika seluruh CJH sudah siap dimanapun maktab. “Kami hanya mengkhawatirkan jamaah yang cemas soal maktab,” imbuhnya.
Selain itu juga ada 2 orang sebagai tim pemandu haji daerah (TPHD). Yakni Fauzan dari PCNU Kota Kraksaan dan Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Probolinggo Nur Ayati. “Smeua petugas punya tugas masing-masing. CJH punya hak untuk berkonsultasi persoalan haji selama di tanah suci,” katanya.
Disinggung mengenai hasil tes kesehatan, Mukhalosn mengaku belum mengantongi informasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo. “Biasanya mendekati pemberangkatan hasilnya baru keluar,” katanya. Namun, ia mengaku kondisi jamaah seluruhnya sehat. “Kalaupun ada yang sakit, namun masih diperbolehkan oleh dokter,” jelasnya.
Ditempat yang sama, Mohammad Syarifuddin mengaku menyiapkan kendaraan lebih untuk mengangkut seluruh CJH. “Kita berikan pelayanan maksimal, kalau dibutuhkan pasti kita tambah. Sejauh ini, sudah kami siapkan sekitar 15 bus dan 2 truk. Lebih banyak dari rencana sebelumnya,” pungkasnya. (maz/abh)



COMMENTS