Penulis Dimaz Bromo FM Minggu 27/09/2015 PAJARAKAN – Meskipun diuntungkan dengan musim kemarau yang panjang tahun ini, akan tetapi ha...
Penulis Dimaz Bromo FM
Minggu 27/09/2015
Jamal, seorang petani garam di Desa Panambangan Kecamatan Pajarakan mengungkapkan, dalam sebulan terakhir harga garam terus menurun. Dari harga Rp 450 per ton, turun ke Rp 400 ribu dan sejak sepuluh hari terakhir harga garam lokal terus menurun hingga mencapai Rp 380 ribu per ton.
Menurutnya, hal yang mendasar adanya penurunan harga tersebut bukan berasal dari permintaan yang menurun atau stok garam yang banyak, tapi harga tersebut lebih kepada permainan para pedagang garam. “Ini spekulan pedagang,” ungkapnya.
Sedangkan, petani lain Sumaryono mengatakan hingga saat ini harga garam terus menurun. “Kalau harga Rp 300-an ini sejak dua minggu terakhir ini,” katanya.
Kedua petani ini berharap, adanya campur tangan pemerintah untuk bisa menekan pihak terkait agar harga garam terus stabil.
Sementara Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Kabupaten Probolinggo Dedy Isfandi melalui Kasi Pengelolaan Pesisir Laut dan Kepulauan Yasykur mengatakan salah satu solusi untuk bisa menekan hal tersebut yakni dengan cara menghidupkan koperasi petani.
“Setidaknya dengan cara tersebut bisa mengamankan harga garam lokal Kabupaten Probolinggo. Harapannya memang seperti itu, jadi setidaknya dengan koperasi yang dikelola petani sudah bisa mengamankan harga,” katanya.
Namun koperasi yang ditanganinya tersebut tidak seperti koperasi yang sudah profesional. Sehingga sampai sekarang, koperasi tersebut belum bisa mengendalikan harga sepenuhnya. Dan ketentuan harga garam lokal juga masih berada di tangan para pedagang besar atau tengkulak.
“Karena memang koperasinya masih seperti itu, harapan kami tentu bisa ditindaklanjuti sama dinas terkait. Perkembangan yang dimaksud yakni pengembangan pada kelembagaan dan pengembangan pada manajemen koperasinya itu sendiri. Kalau Dinas Perikanan dan Kelautan hanya bersifat ke bidang kelautan dan perikanannya saja,” pungkasnya. (maz/abh)


COMMENTS