Penulis Wawan Bromo FM Senin 28/09/2015 KRAKSAAN – Pasca Hari Raya Idul Adha 1436 H, harga komoditi pertanian beras dan sayuran di be...
Penulis Wawan Bromo FM
Senin 28/09/2015
KRAKSAAN – Pasca Hari Raya Idul Adha 1436 H, harga komoditi pertanian beras dan sayuran di beberapa pasar tradisional di Kabupaten Probolinggo hingga Senin (28/9) turun bersamaan. Seperti beras Ir 64 Super naik 5,3% dari Rp 9.500/kg menjadi Rp 10.000/kg, beras Ir 64 Premium naik 9,4% dari Rp 8.500/kg menjadi Rp 9.300/kg dan beras Ir 64 Medium naik 6,3% dari Rp 8.000/kg menjadi Rp 8.500/kg.Komoditi pertanian lain yang harganya naik meliputi bawang putih naik 2,9% dari Rp 17.500/kg menjadi Rp 18.000/kg, kentang naik 6,7% dari Rp 7.500/kg menjadi Rp 8.000/kg dan tomat naik 10,0% dari Rp 2.500/kg menjadi Rp 2.750/kg.
Selain mengalami kenaikan harga, sejumlah komoditi pertanian yang juga mengalami penurunan harga. Salah satunya kacang hijau turun sebesar 2,4% dari Rp 20.500/kg menjadi Rp 20.000/kg.
Sementara komoditi pertanian lain harganya masih stabil dan tidak ada perubahan dari minggu sebelumnya. Seperti jagung kuning pipilan kering sebesar Rp 5.000/kg, kedelai sebesar Rp 7.500/kg, bawang merah sebesar Rp 12.000/kg, lombok merah besar sebesar Rp 15.000/kg, lombok kecil sebesar Rp 20.000/kg dan wortel sebesar Rp 9.000/kg.
“Perkembangan harga komoditi pertanian ini didapat dari kegiatan penyusunan informasi harga pasar. Dari hasil survey, harga beras dan sayuran naik bersamaan karena stok kurang dan permintaan meningkat,” ungkap Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Probolinggo Mahbub Zunaidi. (wan/abh)


COMMENTS