Penulis Wawan Bromo FM Sabtu 19/09/2015 KRAKSAAN – Dalam rangka memberikan pelayanan kepada para jagal agar proses pemotongan hewan d...
Penulis Wawan Bromo FM
Sabtu 19/09/2015
KRAKSAAN – Dalam rangka memberikan pelayanan kepada para jagal agar proses pemotongan hewan dilakukan secara nyaman, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Probolinggo memfasilitasi Rumah Potong Hewan (RPH) dan kios daging.Kepala DPKH Kabupaten Probolinggo Endang Sri Wahyuni melalui Kepala Seksi Kesehatan Masyarakat Veteriner Amir Syarifudin mengungkapkan, saat ini DPKH menambah fasilitas terhadap empat RPH. Yakni, Maron, Krejengan, Banyuanyar dan Leces. Selain itu juga melakukan sertifikasi halal terhadap RPH.
“Kepada masyarakat kami memberikan jaminan produksi daging yang Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH). Selain itu, kami juga memberikan pengawasan dan pembinaan jaminan daging ASUH mulai dari proses hewan sebelum dipotong, proses pemotongan sampai dengan daging dipasarkan di kios daging,” ungkapnya.
Pria kelahiran Banyumas, 13 Februari 1975 ini menjelaskan, demi meningkatkan sumber daya manusia RPH, DPKH memberikan pelatihan keurmaster (petugas pemeriksa daging), butcher (petugas penanganan dan pembagian daging) dan petugas juru sembelih halal.
“Kami juga memberikan fasilitasi terhadap kios daging sekaligus membentuk Asosiasi Pedagang Daging (Aspada). Kios daging di Maron dan Kraksaan sudah kami fasilitasi. Tahun ini fasilitas akan diberikan kepada 1 kios di Leces,” jelasnya.
Menurut Amir, fasilitasi kios daging ini bertujuan sebagai rangsangan kepada pengusaha kios daging agar berupaya untuk menggunakan sarana peralatan yang ada di kios daging sesuai standart teknis yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat veteriner.
“Aspada dibentuk dengan tujuan sebagai forum komunikasi antar pedagang terkait usaha daging serta memudahkan pembinaan dan fasilitasi pemerintah ke pedagang daging,” pungkasnya. (wan/abh)


COMMENTS