Penulis Dimaz Bromo FM Selasa 08/09/2015 BANTARAN - Nasib sial menimpa Tomini, ibu rumah tangga (RT) berusia 32 tahun asal Desa Kedun...
Penulis Dimaz Bromo FM
Selasa 08/09/2015
BANTARAN - Nasib sial menimpa Tomini, ibu rumah tangga (RT) berusia 32 tahun asal Desa Kedungrejo Kecamatan Bantaran. Dia terpaksa mendapat perawatan intensif di Puskesmas Bantaran akibat mengalami luka serius pada leher dan pelipis.Ibu satu anak ini dikeroyok oleh pasangan menantu mertua berinisial T-I dan S-A yang tidak lain tetangganya sendiri. Pemicunya, lantaran orang tua perempuan korban diejek pelaku S-A tidak laku-laku, karena lama menjanda.
Beberapa saat kemudian, korban menyapu lantai teras rumahnya dimana debunya berterbangan mengenai S-A dan T-A. Pelaku lalu menegur korban hingga terjadi cek-cok mulut dan akhirnya ke dua pelaku menghajar korban dengan balok kayu, tepat di teras rumah korban.
Usai dikeroyok, korban jatuh pingsan dan akhirnya dibawa ke Puskesmas Bantaran oleh suami korban, Syarwantono. Sedangkan kedua pelaku langsung kabur, usai melakukan penganiayaan.
Sementara kedua pelaku T-I (26) dan S-A (40), akhirnya ditangkap polisi di area tanaman tebu yang berjarak satu kilo meter dari rumah pelaku, Senin (7/9) siang.
Dihadapan penyidik, kedua pelaku mengaku nekad menganiaya korban lantaran debu sapuan mengenai tubuh pelaku, selain faktor saling ejek sebelumnya.
Kanit Reskrim Polsek Bantaran Aiptu Benni mengaku dari kedua pelaku, polisi menyita baju korban dan dua batang kayu yang digunakan pelaku memukul korbannya. Kini akibat perbuatannya, kedua pelaku dijerat pasal 351 junto 170 tentang penganiayaan dengan ancaman diatas 5 tahun penjara. (maz/abh)


COMMENTS