Penulis Wawan Bromo FM Senin 14/09/2015 GADING – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bap...
Penulis Wawan Bromo FM
Senin 14/09/2015
GADING – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapemas) menggelar bimbingan teknis (bimtek) operator updating data profil desa/kelurahan di Wisma Kampoeng Kita Desa Condong Kecamatan Gading, Kamis dan Jum’at (10-11/9).Bimtek ini diikuti oleh 48 orang peserta terdiri dari 24 Kasubbag Perencanaan dan 24 Kasi Pembangunan Kecamatan se-Kabupaten Probolinggo. Dalam bimtek ini mereka mendapatkan materi dari narasumber Bapemas Kabupaten Probolinggo dan tenaga pendamping Provinsi Jawa Timur.
Kepala Bapemas Kabupaten Probolinggo Heri Sulistyanto melalui Kepala Bidang Keswadayaan Masyarakat Taufik Alami mengungkapkan bimtek ini bertujuan untuk memperbarui data profil desa/kelurahan se-Kabupaten Probolinggo. Sebab perubahan data terjadi terus menerus yang harus tercatat dan terdata dengan baik.
“Saat ini updating data profil desa/kelurahan ini menggunakan sistem online. Karena itu harus diupdate setiap tahun. Hanya saja kendalanya adalah lambatnya jaringan pengiriman ke server,” ungkapnya.
Menurut Taufik, setiap desa/kelurahan harus selalu melakukan entry data secara rutin. Sebab dari data tersebut bisa diketahui data penduduk, karakteristik wilayah, tingkat pendidikan, masalah ekonomi, keamanan dan swadaya masyarakat serta lain sebagainya.
“Sesuai dengan Undang-undang Nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional pada pasal 31 disebutkan bahwa perencanaan pembangunan harus didasarkan pada data dan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Selama dua hari, para Kasubbag Perencanaan dan Kasi Pembangunan Kecamatan dibimbing pengisian entry data profil desa/kelurahan serta membina pokja kecamatan untuk memverifikasi data masing-masing desa dan kelurahan di wilayahnya.
“Melalui bimtek ini diharapkan tercapainya data profil desa/kelurahan 100%. Sebab saat ini kita masih 78% dan berada di atas target rata-rata Jawa Timur sebesar 70%,” pungkasnya. (wan/abh)


COMMENTS