Penulis Wawan Bromo FM Sabtu 15/08/2015 KRAKSAAN – Turunnya Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) pada tahun ini sangat membant...
Penulis Wawan Bromo FM
Sabtu 15/08/2015
KRAKSAAN – Turunnya Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) pada tahun ini sangat membantu Calon Jamaah Haji (CJH). BPIH dipastikan semakin murah ketika bunga bank dari setoran CJH tidak masuk ke Kementrian Agama (Kemenag) melainkan masuk rekening CJH itu sendiri.
Hal itu yang kini tengah diupayakan oleh Komisi VIII DPR RI. Anggota Komisi VIII DPR RI Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si mengatakan, komisinya tengah menggodok wacana tersebut sebagai upaya meringankan beban CJH. “Ada beberapa yang kami bahas, salah satunya upaya meringankan BPIH dengan cara mengembalikan bunga bank ke rekening masing-masing CJH,” ujarnya.
Dengan begitu, maka CJH yang menunggu sekian tahun, sementara setoran haji sudah ada di bank tidak lagi membayar kekurangan biaya saat pelunasan. Bahkan, politisi Partai NasDem itu mengkalkulasi, setiap CJH masih mendapatkan sisa dari bunga tersebut. “Sisanya bisa dibuat uang saku, ini yang sedang kami perjuangkan juga di Komisi VIII,” jelasnya.
Mantan bupati Probolinggo ini menjelaskan bahwa selama ini BPIH di Indonesia menjadi yang termahal di dunia. Bahkan, setiap tahun pada periode kemarin-kemarin selalu naik mengikuti kurs dollar.
“Karena itu setiap kali pembahasan mengenai haji, berbagai terobosan terus kita sampaikan pada Menteri Agama agar masyarakat Indonesia tidak lagi membayar mahal untuk berangkat haji,” terangnya.
Tidak hanya itu, Hasan sendiri mewacanakan agar pemerintah Indonesia membuat apartemen di Arab Saudi untuk pemondokan CJH. Dengan memiliki pemondokan sendiri, maka diprediksi BPIH menjadi semakin murah. “Namun setiap usulan bertahap,” imbuhnya.
Terpisah, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo H. Busthomi mengapresiasi usulan dari Komisi VIII DPR RI tersebut. “Kami apresiasi dengan terobosan anggota DPR RI, kami prinsipnya melaksanakan setiap keputusan pemerintah pusat. Yang jelas kami sangat mendukung jika BPIH semakin murah karena itu akan meringankan CJH. Sebab, diketahui diantara 6 rukun Islam yang paling mahal yakni biaya naik haji,” katanya. (wan/drs)
Hal itu yang kini tengah diupayakan oleh Komisi VIII DPR RI. Anggota Komisi VIII DPR RI Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si mengatakan, komisinya tengah menggodok wacana tersebut sebagai upaya meringankan beban CJH. “Ada beberapa yang kami bahas, salah satunya upaya meringankan BPIH dengan cara mengembalikan bunga bank ke rekening masing-masing CJH,” ujarnya.
Dengan begitu, maka CJH yang menunggu sekian tahun, sementara setoran haji sudah ada di bank tidak lagi membayar kekurangan biaya saat pelunasan. Bahkan, politisi Partai NasDem itu mengkalkulasi, setiap CJH masih mendapatkan sisa dari bunga tersebut. “Sisanya bisa dibuat uang saku, ini yang sedang kami perjuangkan juga di Komisi VIII,” jelasnya.
Mantan bupati Probolinggo ini menjelaskan bahwa selama ini BPIH di Indonesia menjadi yang termahal di dunia. Bahkan, setiap tahun pada periode kemarin-kemarin selalu naik mengikuti kurs dollar.
“Karena itu setiap kali pembahasan mengenai haji, berbagai terobosan terus kita sampaikan pada Menteri Agama agar masyarakat Indonesia tidak lagi membayar mahal untuk berangkat haji,” terangnya.
Tidak hanya itu, Hasan sendiri mewacanakan agar pemerintah Indonesia membuat apartemen di Arab Saudi untuk pemondokan CJH. Dengan memiliki pemondokan sendiri, maka diprediksi BPIH menjadi semakin murah. “Namun setiap usulan bertahap,” imbuhnya.
Terpisah, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo H. Busthomi mengapresiasi usulan dari Komisi VIII DPR RI tersebut. “Kami apresiasi dengan terobosan anggota DPR RI, kami prinsipnya melaksanakan setiap keputusan pemerintah pusat. Yang jelas kami sangat mendukung jika BPIH semakin murah karena itu akan meringankan CJH. Sebab, diketahui diantara 6 rukun Islam yang paling mahal yakni biaya naik haji,” katanya. (wan/drs)


COMMENTS