Penulis wawan Bromo FM Sabtu 15/08/2015 KRAKSAAN – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Probolinggo menargetkan P...
Penulis wawan Bromo FM
Sabtu 15/08/2015
KRAKSAAN – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Probolinggo menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga Rp 1 miliar tahun ini. Target tersebut dianggap realistis karena hingga saat ini pendapatan dari sektor pariwisata sudah mencapai Rp 750 juta.
Kepala Disbudpar Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto mengatakan, nominal yang ditargetkan berdasarkan kajian dan perkembangan yang ada selama kurun waktu 7 bulan terakhir. “Kami sudah melakukan perhitungan dengan target yang dicanangkan sampai akhir tahun nanti,” ungkapnya.
Pendapatan miliaran tersebut hanya diupayakan hanya berasal dari empat tempat wisata yang ditargetkan pendapatan. Diantaranya, pantai bentar, Madakaripura, Gunung Bromo serta Ronggojalu. Padahal, sejatinya Disbudpar juga masih memiliki wisata lainnya seperti arung jeram dan juga Ranu Segaran.
Dengan pendapatan hingga Juli mencapai Rp 750 juta, maka Disbudpar sudah melampaui target di APBD 2014 lalu yang hanya Rp 680 juta. Karena itulah, Anung optimis target Rp 1 miliar bisa tercapai hingga akhir tahun nanti. Tinggal bagaimana terus menggenjot pendapatan dari sektor wisata yang diharapkan tersebut.
Sejumlah cara yang selama ini dilakukan yakni menaikkan tarif masuk di tempat hiburan. “Tarif kami naikkan untuk peningkatan pendapatan, tentunya tarif yang dinaikkan masih sewajarnya mengikuti perkembangan. Selain itu, di sejumlah tempat wisata kami sering menggelar event untuk menarik animo pengunjung,” jelasnya.
Mantan Kepala Dispendukcapil ini menambahkan bahwa target pemasukan tersebut sudah dimasukkan dalam target di APBD Perubahan tahun 2015. Karena itulah, ia berharap hasil yang didapatkan sesuai dengan perhitungannya selama ini. “Sebab, jika tidak maka selisihnya akan menjadi piutang yang harus didapatkan pada APBD 2016 nanti,” tegasnya.
Namun begitu, dari capaian tersebut Anung berharap fasilitas tempat wsiata bisa terpenuhi. Hal itu dimaksudkan agar animo pengunjung bisa sejalan dengan pelayanan dan fasilitas yang akan dinikmati. Misalnya di pantai Bentar, dimana Dispbudpar berharap ada tambahan fasilitas seperti flying fox. (wan/drs)
Kepala Disbudpar Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto mengatakan, nominal yang ditargetkan berdasarkan kajian dan perkembangan yang ada selama kurun waktu 7 bulan terakhir. “Kami sudah melakukan perhitungan dengan target yang dicanangkan sampai akhir tahun nanti,” ungkapnya.
Pendapatan miliaran tersebut hanya diupayakan hanya berasal dari empat tempat wisata yang ditargetkan pendapatan. Diantaranya, pantai bentar, Madakaripura, Gunung Bromo serta Ronggojalu. Padahal, sejatinya Disbudpar juga masih memiliki wisata lainnya seperti arung jeram dan juga Ranu Segaran.
Dengan pendapatan hingga Juli mencapai Rp 750 juta, maka Disbudpar sudah melampaui target di APBD 2014 lalu yang hanya Rp 680 juta. Karena itulah, Anung optimis target Rp 1 miliar bisa tercapai hingga akhir tahun nanti. Tinggal bagaimana terus menggenjot pendapatan dari sektor wisata yang diharapkan tersebut.
Sejumlah cara yang selama ini dilakukan yakni menaikkan tarif masuk di tempat hiburan. “Tarif kami naikkan untuk peningkatan pendapatan, tentunya tarif yang dinaikkan masih sewajarnya mengikuti perkembangan. Selain itu, di sejumlah tempat wisata kami sering menggelar event untuk menarik animo pengunjung,” jelasnya.
Mantan Kepala Dispendukcapil ini menambahkan bahwa target pemasukan tersebut sudah dimasukkan dalam target di APBD Perubahan tahun 2015. Karena itulah, ia berharap hasil yang didapatkan sesuai dengan perhitungannya selama ini. “Sebab, jika tidak maka selisihnya akan menjadi piutang yang harus didapatkan pada APBD 2016 nanti,” tegasnya.
Namun begitu, dari capaian tersebut Anung berharap fasilitas tempat wsiata bisa terpenuhi. Hal itu dimaksudkan agar animo pengunjung bisa sejalan dengan pelayanan dan fasilitas yang akan dinikmati. Misalnya di pantai Bentar, dimana Dispbudpar berharap ada tambahan fasilitas seperti flying fox. (wan/drs)



COMMENTS