Penulis Dimaz Bromo FM Sabtu 29/08/2015 KRAKSAAN - Satu lagi sumbangsih yang diberikan oleh pasangan suami istri (pasutri) Bupati Pro...
Penulis Dimaz Bromo FM
Sabtu 29/08/2015
KRAKSAAN - Satu lagi sumbangsih yang diberikan oleh pasangan suami istri (pasutri) Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE dan anggota Komisi VIII DPR RI Drs. H Hasan Aminuddin, M.Si untuk Masyarakat Kabupaten Probolinggo. Salah satunya dengan meresmikan Pondok Pesantren HATI di Dusun Toroyan Desa Rangkang Kota Kraksaan, Rabu (26/8).Dalam peresmian ponpes tersebut, juga dilaunching SMP Bilingual Boarding School (BBS) HATI. Ada sebanyak 40 siswa miskin yang diterima sebagai siswa-siswi angkatan pertama sekolah ini. Para siswa tersebut berasal dari 24 kecamatan di Kabupaten Probolinggo. Mereka akan dibimbing oleh 20 tenaga pengajar yang dipimpin Kepala SMP BBS Fathur Rozi.
Pengasuh Ponpes HATI H Hasan Aminuddin mengatakan, berdirinya SMP BBS Hati adalah ikhtiarnya bersama istrinya Bupati Probolinggo Hj P Tantriana Sari, SE. Ia melihat ada kegelisahan dari kalangan masyarakat tidak mampu dalam menyekolahkan putra-putri mereka.
“Sekolah ini didirikan untuk masyarakat dhuafa dan siswa yatim piatu yang berprestasi. Konsep yang diterapkan berbeda dengan sekolah atau lembaga pendidikan lainnya yang ada saat ini,” katanya.
Kepada para wali 40 murid baru, Hasan menyatakan berdirinya Ponpes HATI yang diawali dengan SMP BBS ini memang ditujukan untuk memberikan perhatian pada masa depan mereka. “Mereka, para siswa ini, bukan (sekadar) santri saya. Tapi sudah menjadi anak saya dan anak Ibu Tantri. Maka, izikanlah saya untuk mengasuh dan mendidik mereka, sebagaimana saya merawat anak-anak saya,” ucapnya.
Selama menjalani pendidikan, Hasan mengungkapkan para siswa akan dididik dengan metode layaknya pondok pesantren kreatif. Tak hanya diberi bekal pengetahuan agama dan umum, para siswa juga akan dilatih menjadi pribadi kreatif dan ulet, alias pantang menyerah. Tak kalah penting, para siswa ini akan menjadi pribadi yang memiliki iman dan takwa kepada Allah SWT.
Usai sambutan, Hasan Aminudin dan Bupati Tantri meresmikan gedung SMP BBS HATI yang ditandai dengan pemotongan pita. Rombongan kemudian menuju 99 ruangan yang tersedia di gedung lima lantai yang dibangun dengan dana sebesar Rp 13,5 miliar itu.
“Ini adalah amanah besar, pembangunan asrama untuk para santri ini menggunakan uang negara, uangnya rakyat. Semoga, ponpes ini memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat,” pungkasnya.
Sementara Kepala SMP BBS HATI Fathur Rozi mengatakan, sekolah ini bukan lembaga yang terbuka. Namun demikian secara spesifik lembaga ini diperuntukan untuk masyarakat yang kurang mampu atau dhuafa dan anak yatim piatu yang berprestasi.
“Sejauh ini banyak dari mereka yang tidak melanjutkan sekolah karena tidak mempunyai biaya. Harapan ke depan, lembaga ini menjadi solusi bagi anak-anak miskin,” ujarnya.
Sistem pembelajaran yang akan diberikan pada anak didiknya tersebut akan menggunakan sistem yang menyenangkan kepada anak dan seperti di rumah sendiri.
“Konsepnya adalah sebuah pendidikan konsep boarding atau asrama, tinggal di asrama selama 24 jam penuh untuk dibimbing dan dididik menjadi pribadi yang baik,” pungkasnya. (maz/drs)


COMMENTS