Penulis Dimaz Bromo FM Selasa 18/08/2015 DRINGU - Beban pembayaran listrik untuk PJU (Penerangan Jalan Umum) di Kabupaten Probolin...
Penulis Dimaz Bromo FM
Selasa 18/08/2015
Sampai Agustus 2015 ini, pembayaran PJU di Kabupaten Probolinggo menelan anggaran APBD rata-rata Rp 2,3 miliar hingga Rp 2,5 miliar per bulan. Dan selama delapan bulan terakhir Pemkab Probolinggo mengeluarkan biaya PJU sebanyak Rp 21 miliar. Jumlah itu dipastikan naik dari pada tahun sebelumnya yang mencapai Rp 20,7 miliar sepanjang tahun 2014.
Di sisi lain, Pemkab Probolinggo sampai Juni 2015, mendapat Pajak Penerangan Jalan (PPJ) dari PLN senilai Rp 9 miliar. Sedangkan pada 2014 lalu, untuk PPJ Kabupaten Probolinggo mencapai Rp 15, 5 miliar.
Artinya tahun lalu, dari PPJ yang diterima Pemkab Probolinggo belum bisa memenuhi pembayaran rekening listrik PJU di Kabupaten Probolinggo senilai Rp 20,7 miliar. “Memang setiap tahun yang kami dapat dari PPJ tidak cukup untuk membayar rekening listrik untuk PJU di Kabupaten Probolinggo,” kata Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Anggit Hermanuadi.
Mahalnya pembayaran PJU tersebut tentu menjadi evaluasi BLH. Salah satu cara untuk mengurangi tingginya pembiayaan itu dengan cara melakukan meteranisasi atau pemasangan meteran listrik di ruas jalan tertentu. Dengan harapan, setelah adanya meteran tersebut pembiayaan PJU bisa berkurang. “Karena nanti sudah ada bukti untuk pembayaran listrik yang sudah digunakan dalam sebulan,” katanya.
Untuk tahun ini, dari 24 Kecamatan di Kabupaten Probolingggo, hanya satu kecamatan yang akan menjadi pilot project meterisasi. Kecamatan yang akan menjadi percontohan tersebut akan dilakukan di Kecamatan Dringu. “Sementara hanya satu kecamatan di Dringu. Karena saat P-APBD lalu, untuk meteranisasi ini sudah kami anggarkan,” ujarnya.
Setelah pemasangan meteranisasi ini, nantinya akan dievaluasi lagi pembayaran listrik PJU di Kecamatan Dringu. “Kalau nanti ada hasilnya dan lebih efisien, pasti nanti akan kami terapkan ke seluruh kecamatan di Kabupaten Probolinggo,” jelasnya.
Selain melakukan meterisasi di Kecamatan Dringu, upaya untuk mengurangi beban pembiayaan PJU dilakukan dengan cara menggunakan PJU solar cell. Sejauh ini, PJU yang menggunakan tenaga surya atau tenaga matahari ini baru dilaksanakan di sepanjang jalan dari Laweyan hingga ke Wisata Gunung Bromo. (maz/drs)


COMMENTS