Penulis Dimaz Bromo FM Selasa 18/08/2015 KRAKSAAN - Anggota Komisi VIII DPR RI Drs. H Hasan Aminuddin, M,Si merespon positif penutup...
Penulis Dimaz Bromo FM
Selasa 18/08/2015
“PTKL tutup lebih baik dibandingkan dengan menggantung nasib orang tidak jelas,” ujarnya.
Dengan penutupan pabrik kertas tertua di Indonesia ini, selanjutnya tugas Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendorong agar bisa memproduksi buku untuk kebutuhan dalam negeri bukan lagi memproduksi kertas untuk kebutuhan luar negeri.
“PTKL adalah sejarah, sebuah perusahaan kertas BUMN. Dahulu mencetak buku tulis untuk kebutuhan dalam negeri, tapi setelah reformasi beralih ke produksi kertas kebutuhan eksport,” jelasnya.
Hasan melanjutkan, pentingnya kebutuhan dalam negeri harus terus dikembangkan sendiri, bukan lagi untuk menyediakan kebutuhan luar negeri. “Kami ingatkan BUMN kembalikan sejarah PTKL itu untuk memproduksi buku tulis bukan kertas kebutuhan orang lain. Mestinya dalam negeri dulu diproduksi,” katanya.
Mantan Bupati Probolinggo dua periode ini mendorong masyarakat, khususnya Kabupaten Probolinggo untuk terus berinovasi dan berlomba-lomba menciptakan lapangan pekerjaan. Karena dengan menciptakan lapangan pekerjaan tersebut tentu bisa membantu untuk memajukan Kabupaten Probolingo.
“Masyarakat harus bisa menciptakan lapangan pekerjaan sendiri. Karena hal itu lebih mulia dibandingkan mencari pekerjaan pada orang lain,” pungkasnya. (maz/drs)


COMMENTS