Penulis Dimas Bromo FM Minggu 02/08/2015 LUMBANG - Untuk mengantisipasi aksi rebutan air, Polres probolinggo melakukan pengawalan da...
Penulis Dimas Bromo FM
Minggu 02/08/2015
LUMBANG - Untuk mengantisipasi aksi rebutan air, Polres probolinggo melakukan pengawalan dan pengamanan saat distribusi air bersih ke daerah-daerah yang mengalami kekeringan di Kabupaten Probolinggo. Bantuan air bersih itu terdistribusi ke 3 kecamatan secara bergilir sampai kekeringan teratasi.Sejumlah anggota Polres Probolinggo mengawal dan mengamankan pendistribusian air bersih di Desa Tandon Sentul Kecamatan Lumbang Kabupaten Probolinggo, Rabu (29/7) pagi. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya rebutan antar warga yang ingin mendapatkan air bersih lebih banyak dibanding warga lainnya sehingga berpotensi berubah menjadi kericuhan.
Selain itu juga untuk memastikan bahwa air bersih tersebut benar-benar untuk warga yang kesulitan air. “Setiap warga hanya diperbolehkan mendapat air bersih sebanyak 2 timba yang mampu menampung 25 liter air atau 2 jerigen dengan ukuran yang sama untuk setiap keluarga. Dengan begitu, diharapkan semua keluarga mendapat air secara adil,” ungkap Kasat Sabhara Polres Probolinggo AKP Istono.
Berdasarkan pemetaan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo, sampai saat ini sudah terdapat 40 desa di 11 kecamatan yang dilanda kekeringan. Bahkan 12 desa telah dinyatakan darurat kekeringan dan krisis air bersih.
Guna menanggulangi krisis air bersih berkepanjangan, BPBD akan segera melakukan droping air. Saat ini sudah disiapkan 6 armada penyalur air bersih ke sejumlah daerah terdampak paling parah. Setiap hari, 6 armada tersebut mendroping air bersih ke 3 kecamatan secara bergilir.
Ika Novitasari, warga setempat mengungkapkan bahwa pendsitribusian air bersih yang dilakukan BPBD cukup membantu, utamanya untuk kebutuhan air minum. Meski air yang disalurkan jauh dari kebutuhan warga, semisal untuk cuci pakaian, mandi maupun untuk minum ternak. (maz/drs)


COMMENTS