Penulis Wawan Bromo FM Jumat 28/08/2015 SUKAPURA – Sedikitnya 35 orang kasir Koperasi Simpan Pinjam (KSP)/Unit Simpan Pinjam (USP) me...
Penulis Wawan Bromo FM
Jumat 28/08/2015
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Probolinggo Santiyono melalui Kepala Bidang Permodalan dan Pengendalian Umu Fatmah mengungkapkan bimtek SKKNI-KJK bagi kasir KSP/USP ini digelar dengan tujuan untuk menambah wawasan sehingga mampu meningkatkan pengetahuan dan kemampuan serta perilaku agar bisa memposisikan sebagai seorang kasir.
“Bimtek ini bertujuan untuk memberikan bekal kompetensi SKKNI-KJK kepada para kasir KSP/USP. Karena seorang kasir harus mengerti tentang tugas dan tanggung jawabnya sebagai seorang kasir,” ungkapnya.
Menurut Umu Fatmah, semua pengurus koperasi harus mempunyai sertifikat SKKNI-KJK. Apalagi kelembagaan koperasi itu ada pemringkatan standarnya. “Kalau pemringkatannya bagus, baik pengurus dan karyawannya sesuai dengan SKKNI-KJK, maka koperasi itu sudah bagus,” jelasnya.
Lebih lanjut Umu Fatmah menambahkan kualitas sumber daya manusia adalah kunci keberhasilan dalam tumbuh dan kembangnya koperasi. Kualitas sumber daya manusia tercermin pada kompetensi kerja dan profesionalisme tenaga kerjanya.
”Pengelola koperasi dituntut untuk senantiasa meningkatkan kapasitas pengetahuan, keterampilan dan sikap yang berbasis pada kompetensi, untuk menuju koperasi sehat, tangguh dan mandiri. Sehingga koperasi mampu menghadapi tantangan perubahan dan perkembangan perekonomian dimasa kini maupun dimasa mendatang khususnya dalam menghadapi tantangan era globalisasi,” terangnya.
Dalam bimtek ini, para kasir KSP/USP mendapatkan materi dari narasumber Lembaga Diklat Profesi (LDP) Garuda Mitra Sukses Probolinggo. Ada sekitar 6 (enam) UK (Uji Kompetensi) yang diberikan sebagai latihan sebelum ujian Nopember mendatang. (wan/drs)


COMMENTS