Penulis Wawan Bromo FM Senin 03/08/2015 KRAKSAAN – Sebagai tahapan akhir dari pembuatan film dokumenter sejarah perjalanan Kraksaan ...
Penulis Wawan Bromo FM
Senin 03/08/2015
Rakor yang digelar di ruang pertemuan Argopuro Setda Kabupaten Probolinggo tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo H. Moch. Nawi. Rakor ini diikuti oleh Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah (DPKD), Dinas Pendidikan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Bagian Kominfo, Bagian Pemerintahan, Bagian Hukum, Sekretariat DPRD dan Pro TV.
Dalam rakor ini peserta rapat pasif karena hanya menonton film dokumenter dan memberikan masukan untuk perbaikannya. Untuk memenuhi masukan dan permintaan peserta rapat, Pro TV selaku pihak yang dipercaya membuat film dokumenter mengaku kesulitan. Sebab film tersebut sudah selesai dibuat.
“Tapi Pro TV mengaku akan berupaya selama dua minggu melakukan revisi. Baru setelah itu akan diserahkan kepada Kanarda dan dilaporkan kepada Bupati Probolinggo bahwa ada film dokumenter tentang Kota Kraksaan. Untuk tahun 2016, kalau diijinkan oleh Bupati, kami akan mengerjakan film dokumenter erupsi gunung Bromo,” ungkap Kepala Kanarda Kabupaten Probolinggo Dwi Hartono.
Mantan Kabag Umum ini menjelaskan bahwa rakor ini bertujuan untuk mengevaluasi hasil film dokumenter yang sudah rampung dibuat. “Harapannya karena film dokumenter jadi sejarah, sehingga betul-betul tidak ada kesalahan sama sekali,” jelasnya.
Menurut Dwi Hartono, film dokumenter ini nantinya akan menjadi dokumen Kabupaten Probolinggo. Bukan hanya milik Kanarda saja. “Kalau nanti mendapat ijin dari Ibu Bupati, film dokumenter ini akan diputar di setiap sekolah pada waktu HUT Kota Kraksaan,” pungkasnya. (wan/drs)


COMMENTS