Penulis Wawan Bromo FM Sabtu 29/08/2015 DRINGU - Pembangunan Jalan Lingkar Utara (JLU) dipastikan akan dilanjutkan pemerintah pusat. ...
Penulis Wawan Bromo FM
Sabtu 29/08/2015
Hal itu disampaikan Kepala Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) Kabupaten Probolinggo Dewi Korina. “Untuk pembangunan selanjutnya diserahkan pada pemerintah pusat dengan di fasilitasi Pemprov Jatim. Kami mendapat instruksi tidak melakukan pembangunan fisik karena eman-eman anggarannya,” ujarnya.
Pasalnya, pemerintah pusat menurut Dewi sudah memasukkan rencana pembangunan JLU tersebut dalam resntra Kemen-PU. Sayangnya, pemkab belum tahu kapan pembangunan JLU itu akan dilanjutkan. Pasalnya, kelanjutan pembangunan itu masih menunggu pembebasan lahan di sisi barat jembatan yang menjadi kewenangan Pemkab Probolinggo.
“Tidak sepenuhnya memang dihandle pemerintah pusat, kami punya kewenangan membebaskan lahan di sisi barat jembatan untuk pelebaran jalan. Sebab, jalan yang ada saat ini kurang lebar. Untuk pembebasan lahan ini menjadi tanggungjawab Bagian Pengelolaan dan Pengadaan,” jelasnya.
Seperti yang dilakukan pemkab untuk sisi timur jembatan, dimana pemkab menggelontorkan anggaran untuk pembebasan lahan, land clearing, pemadatan sampai membangun plengsengan. Lebar jalan yang sudah disiapkan di sisi timur sekitar 20 meter. Diketahui, proses pembangunan JLU dimulai sejak 2008 lalu mulai tahap kajian sampai pembangunan plengsengan tahun lalu.
Untuk pembangunan plengsengan dan land clearing sendiri digelontorkan anggaran sekitar Rp 632,5 juta. Pembangunan jalan nantinya akan dimulai dari desa Dringu, menuju Desa Kalisalam, Desa Randuputih dan Tembus di Desa Tamansari. Jalur tersebut merupakan jalur sambungan dari JLU Kota Probolinggo.
Harapannya, JLU tersebut bisa mengurangi dampak kemacetan di jalur utama. Pasalnya, selama ini jalur utama tersebut mengalami kemacetan seiring volume kendaraan yang semakin bertambah. “Pemerintah pusat baru bisa membangun setelah serah terima. Yakni setelah pembebasan lahan di sisi barat jembatan,” terangnya. (wan/drs)


COMMENTS