Penulis Wawan Bromo FM Sabtu 15/08/2015 LUMBANG – Menjadi guru Taman Kanak-kanak (TK) rasanya lengkap sekali. Oleh karena itu seoran...
Penulis Wawan Bromo FM
Sabtu 15/08/2015
LUMBANG – Menjadi guru Taman Kanak-kanak (TK) rasanya lengkap sekali. Oleh karena itu seorang guru harus menjaga sikap dimanapun berada. Sebab tuntutan dari masyarakat seorang guru harus menjadi contoh. Tetapi kata-kata itu seakan menjadi motivasi untuk menjadi orang yang lebih baik.Hal itulah yang disadari betul oleh guru TK Anggrek Desa Negororejo Kecamatan Lumbang Ika Novitasari. Menurutnya, jadi guru TK mesti multi talenta mulai dari bisa ngajar, sabar, baik, pintar ngoceh, bisa gambar, menyanyi, main musik, tulisan rapi, kreatif, bisa manjat tangganya tukang bangunan, tidak boleh takut ketinggian, bikin orang tua percaya sama guru, tanggung jawab, jujur, murah senyum dan lain sebagainya.
“Walau badai taufan datang menyerang harus tetep menomersatukan anak, mencerdaskan putra putri Indonesia dan kemampuan lain yang pastinya tidak disangka dan diduga. Tapi dibalik semua hal itu ada kebahagiaan sendiri saat masuk gerbang sekolah sampai keluar gerbang sekolah,” ungkap istri Syahril Fahrizal ini.
Perempuan kelahiran Probolinggo, 05 Nopember 1988 ini menegaskan walaupun tidak sedikit juga yang lupa dari anaknya sampai orang tuanya itu sudah hal yang biasa. Karena sampai kapanpun susah untuk melupakan semua anak-anak itu, mereka tetap akan selalu ada dihati.
“Terutama masa-masa sulitnya mereka untuk menulis atau bahkan menenangkan tangisnya. Hal itu menjadi bagian terindah dalam perjalanan menjadi guru TK,” jelas alumi SDN Tandon Sentul 1 ini.
Tetapi jelas anak pertama dari dua bersaudara pasangan Sucipto dan Sumartini ini, semua ada timbal balik serta tanggung jawab besar dari sebuah pekerjaan apapun. “Begitu pula guru dengan tanggung jawab moril, administrasi dan segala hal. Namun ada kebahagiaan tersendiri saat mengenal anak-anak yang baru belajar mengenal dunia ini,” pungkasnya. (wan/drs)


COMMENTS