Penulis Wawan Bromo FM Minggu 16/08/2015 BANTARAN - Memasuki minggu ke-II bulan Agustus 2015, harga cabe merah besar semakin “peda...
Penulis Wawan Bromo FM
Minggu 16/08/2015
BANTARAN - Memasuki minggu ke-II bulan Agustus 2015, harga cabe merah besar semakin “pedas” (melonjak tajam). Komoditas pertanian itu naik hingga 33,3% dari Rp 17.138/kg menjadi Rp 25.675/kg. Kenaikan ini juga diikuti oleh cabe rawit sebesar 17,4% dari Rp 50.500/kg menjadi Rp 61.175/kg.
Hal itu didasarkan hasil survei dan pemantauan yang dilakukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Probolinggo minggu I dibandingkan minggu II Agustus. Disperindag memantau sejumlah bahan pokok dan bahan penting di Pasar Dringu, Leces, Patalan dan Bantaran.
Komoditas lain yang naik adalah beras Ir 64 sebesar 2,2% dari Rp 8.925/kg menjadi Rp 9.125/kg, bawang putih sebesar 2,5% dari Rp 15.350/kg menjadi Rp 15.750/kg, telor ayam bloiler sebesar 9,4% dari Rp 18.000/kg menjadi Rp 19.875/kg, wortel sebesar 3,6% dari Rp 6.100/kg menjadi Rp 6.325/kg dan kentang sebesar 10,1% dari Rp 5.325/kg menjadi Rp 5.925/kg.
Kepala Disperindag Kabupaten Probolinggo M. Sidik Widjanarko mengatakan, minggu ini rata-rata harga komoditi mengalami kenaikan. Beberapa komoditi yang mengalami kenaikan harga meliputi cabe merah besar, cabe rawit, kentang dan telor ayam bloiler.
”Kenaikan harga ini karena persediaan komoditi tersebut persediaan di pasar tidak stabil yang disebabkan banyak petani yang belum panen dan permintaan konsumen meningkat,” ungkapnya.
Selain mengalami kenaikan harga, sejumlah komoditi dan bahan penting lainnya harganya turun. Seperti gula pasir dalam negeri sebesar 2,8% dari Rp 11.000/kg menjadi Rp 10.700/kg, minyak goreng Bimoli 2 lt sebesar 5,4% dari Rp 27.000/btl menjadi Rp 25.626/btl, minyak goreng curah sebesar 5,1% dari Rp 9.850/kg menjadi Rp 9.375/kg dan daging ayam bloiler sebesar 3,1% dari Rp 32.750/kg menjadi Rp 31.750/kg.
Komoditi lain yang harganya turun meliputi bawang merah sebesar 4,7% dari Rp 10.125/kg menjadi Rp 9.675/kg, tomat sebesar 11,9% dari Rp 1.538/kg menjadi Rp 1.375/kg, kacang tanah sebesar 0,9% dari Rp 24.400/kg menjadi Rp 24.175/kg, kacang hijau sebesar 1,4% dari Rp 19.425/kg menjadi Rp 19.163/kg dan tepung terigu sebesar 0,3% dari Rp 7.700/kg menjadi Rp 7.675/kg.
“Penurunan harga terjadi pada komoditi gula pasir, minyak goreng, daging ayam bloiler, bawang merah dan tomat karena komoditi tersebut stok di pasar stabil dan permintaan konsumen stabil,” pungkasnya. (wan/drs)
Hal itu didasarkan hasil survei dan pemantauan yang dilakukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Probolinggo minggu I dibandingkan minggu II Agustus. Disperindag memantau sejumlah bahan pokok dan bahan penting di Pasar Dringu, Leces, Patalan dan Bantaran.
Komoditas lain yang naik adalah beras Ir 64 sebesar 2,2% dari Rp 8.925/kg menjadi Rp 9.125/kg, bawang putih sebesar 2,5% dari Rp 15.350/kg menjadi Rp 15.750/kg, telor ayam bloiler sebesar 9,4% dari Rp 18.000/kg menjadi Rp 19.875/kg, wortel sebesar 3,6% dari Rp 6.100/kg menjadi Rp 6.325/kg dan kentang sebesar 10,1% dari Rp 5.325/kg menjadi Rp 5.925/kg.
Kepala Disperindag Kabupaten Probolinggo M. Sidik Widjanarko mengatakan, minggu ini rata-rata harga komoditi mengalami kenaikan. Beberapa komoditi yang mengalami kenaikan harga meliputi cabe merah besar, cabe rawit, kentang dan telor ayam bloiler.
”Kenaikan harga ini karena persediaan komoditi tersebut persediaan di pasar tidak stabil yang disebabkan banyak petani yang belum panen dan permintaan konsumen meningkat,” ungkapnya.
Selain mengalami kenaikan harga, sejumlah komoditi dan bahan penting lainnya harganya turun. Seperti gula pasir dalam negeri sebesar 2,8% dari Rp 11.000/kg menjadi Rp 10.700/kg, minyak goreng Bimoli 2 lt sebesar 5,4% dari Rp 27.000/btl menjadi Rp 25.626/btl, minyak goreng curah sebesar 5,1% dari Rp 9.850/kg menjadi Rp 9.375/kg dan daging ayam bloiler sebesar 3,1% dari Rp 32.750/kg menjadi Rp 31.750/kg.
Komoditi lain yang harganya turun meliputi bawang merah sebesar 4,7% dari Rp 10.125/kg menjadi Rp 9.675/kg, tomat sebesar 11,9% dari Rp 1.538/kg menjadi Rp 1.375/kg, kacang tanah sebesar 0,9% dari Rp 24.400/kg menjadi Rp 24.175/kg, kacang hijau sebesar 1,4% dari Rp 19.425/kg menjadi Rp 19.163/kg dan tepung terigu sebesar 0,3% dari Rp 7.700/kg menjadi Rp 7.675/kg.
“Penurunan harga terjadi pada komoditi gula pasir, minyak goreng, daging ayam bloiler, bawang merah dan tomat karena komoditi tersebut stok di pasar stabil dan permintaan konsumen stabil,” pungkasnya. (wan/drs)



COMMENTS