Penulis Wawan Bromo FM Jumat 21/08/2015 KRAKSAAN - Dalam rangka meningkatkan nilai tambah, Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Prob...
Penulis Wawan Bromo FM
Jumat 21/08/2015
KRAKSAAN - Dalam rangka meningkatkan nilai tambah, Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Probolinggo bekerja sama dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Malang melakukan diversifikasi usaha produk bawang merah sebagai makanan sehat.Kegiatan ini diikuti 25 ibu-ibu kelompok tani di Kabupaten Probolinggo. Selama pelatihan, mereka mendapatkan materi dari Dinas Kesehatan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pertanian dan Universitas Brawijaya Malang serta produk olahan bawang merah Desa Tegalrejo Kecamatan Dringu.
Kepala Bidang Usaha Tani Dispertan Kabupaten Probolinggo Imam Kamaru mengatakan, selama ini bawang merah lebih banyak dipasarkan dalam bentuk segar. Padahal bawang merah bisa diolah menjadi berbagai produk yang mampu memberi nilai tambah bagi para petani.
“Pengolahan produk bawang merah segar sangat diperlukan ketika panen raya dan harga mengalami kejatuhan. Melalui pelatihan ini diharapkan nantinya dapat menambah pendapatan petani dan akhirnya mampu meningkatkan kesejahteraan petani,” ungkapnya.
Menurut Imam, pengolahan produk bawang merah ini bermanfaat untuk memperpanjang waktu dan jumlah persediaan pangan. Juga memudahkan penyimpanan dan distribusi serta memperoleh produk hasil pertanian yang menarik dari segi tampilan, rasa dan sifat fisik. “Selain itu mengurangi tingkat kerugian, meningkatkan nilai gizi dan meningkatkan nilai tambah ekonomis,” jelasnya.
Pria kelahiran Probolinggo, 29 Nopember 1959 ini menambahkan, prospek pengembangan produk olahan bawang merah masih sangat terbuka. Banyak alternatif produk olahan bawang merah di antaranya, pasta bawang merah, tepung bawang, kerupuk bawang dan bawang merah goreng. (wan/drs)


COMMENTS