Penulis Wawan Bromo FM Sabtu 22/08/2015 DRINGU – Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo menggelar Lomba Siswa Teladan d...
Penulis Wawan Bromo FM
Sabtu 22/08/2015
DRINGU – Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo menggelar Lomba Siswa Teladan dan Lomba Bhakti Wiyata Husada Tingkat Kabupaten Probolinggo di aula SDN Kedungdalem 2 Kecamatan Dringu, Jumat (21/8).
Lomba ini diikuti 96 peserta se-Kabupaten Probolinggo dengan rincian 48 peserta untuk Lomba Siswa Teladan dan 48 peserta untuk Lomba Bhakti Wiyata Husada. Tiap-tiap lomba diikuti oleh peserta putra dan putri.
Kepala Dispendik Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo melalui Kasi SD Rochim mengatakan, lomba siswa teladan ini digelar secara berjenjang mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi hingga nasional.
“Siswa teladan harus menguasai segala ilmu pengetahuan mulai dari IPA, IPS, Matematika. Selain mengikuti ujian, mereka juga menjalani tes wawancara. Yang paling penting lagi harus mempunyai talenta. Ditambah penghargaan yang pernah diraihnya,” ungkapnya.
Terkait Lomba Bhakti Wiyata Husada Rochim menegaskan, lomba ini terkait Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di sekolahnya. Di mana anak itu harus bisa hidup mandiri, bersih dan sehat.
“Aturannya, dalam satu sekolah harus ada 10% siswa yang menjadi pengurus UKS dan mandiri serta bisa membimbing teman sekolahnya untuk hidup bersih dan sehat. Alhamdulillah, responnya memang sangat luar biasa karena mendapatkan dukungan dari dokter puskesmas yang menangani UKS,” jelasnya.
Untuk Lomba Bhakti Wiyata Husada ini, peserta menjalani tes tulis dan wawancara serta praktik UKS. Selain itu juga melakukan penyuluhan kesehatan mulai cara menggosok gigi, mencegah timbulnya penyakit malaria dan penyuluhan narkotika.
“Mudah-mudahan dengan lomba ini kebiasaan hidup sehat di Kabupaten Probolinggo bisa meningkat sehingga bisa menjadi contoh dalam keluarga untuk hidup bersih dan sehat. Terkait lomba siswa teladan, diharapkan bisa meningkatkan prestasinya untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Probolinggo,” harapnya. (wan/drs)
Lomba ini diikuti 96 peserta se-Kabupaten Probolinggo dengan rincian 48 peserta untuk Lomba Siswa Teladan dan 48 peserta untuk Lomba Bhakti Wiyata Husada. Tiap-tiap lomba diikuti oleh peserta putra dan putri.
Kepala Dispendik Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo melalui Kasi SD Rochim mengatakan, lomba siswa teladan ini digelar secara berjenjang mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi hingga nasional.
“Siswa teladan harus menguasai segala ilmu pengetahuan mulai dari IPA, IPS, Matematika. Selain mengikuti ujian, mereka juga menjalani tes wawancara. Yang paling penting lagi harus mempunyai talenta. Ditambah penghargaan yang pernah diraihnya,” ungkapnya.
Terkait Lomba Bhakti Wiyata Husada Rochim menegaskan, lomba ini terkait Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di sekolahnya. Di mana anak itu harus bisa hidup mandiri, bersih dan sehat.
“Aturannya, dalam satu sekolah harus ada 10% siswa yang menjadi pengurus UKS dan mandiri serta bisa membimbing teman sekolahnya untuk hidup bersih dan sehat. Alhamdulillah, responnya memang sangat luar biasa karena mendapatkan dukungan dari dokter puskesmas yang menangani UKS,” jelasnya.
Untuk Lomba Bhakti Wiyata Husada ini, peserta menjalani tes tulis dan wawancara serta praktik UKS. Selain itu juga melakukan penyuluhan kesehatan mulai cara menggosok gigi, mencegah timbulnya penyakit malaria dan penyuluhan narkotika.
“Mudah-mudahan dengan lomba ini kebiasaan hidup sehat di Kabupaten Probolinggo bisa meningkat sehingga bisa menjadi contoh dalam keluarga untuk hidup bersih dan sehat. Terkait lomba siswa teladan, diharapkan bisa meningkatkan prestasinya untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Probolinggo,” harapnya. (wan/drs)


COMMENTS