Penulis Wawan Bromo FM Jumat 14/08/2015 PAJARAKAN – Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Probolinggo akhirnya memi...
Penulis Wawan Bromo FM
Jumat 14/08/2015
PAJARAKAN – Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Probolinggo akhirnya memiliki gedung sekretariat. Pemanfaatan gedung yang berada di Desa Karanggeger Kecamatan Pajarakan tersebut diresmikan oleh Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE, Kamis (13/8).
Peresmian sendiri ditandai dengan penandatanganan berita peresmian dan pengguntingan untaian bunga melati di pintu masuk gedung sekretariat PPNI Kabupaten Probolinggo. Selanjutnya Bupati Tantri langsung meninjau kondisi ruangan yang dimiliki oleh gedung tersebut.
Hadir dalam peresmian Gedung Sekretariat PPNI Kabupaten Probolinggo ini Ketua PPNI Provinsi Jawa Timur Ah. Yusuf beserta pengurus PPNI dari Kabupaten Lumajang, Situbondo dan Kota Probolinggo, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo dr. Shodiq Tjahjono, Kepala BPPKB dr. Endang Astuti, Kabag Protokol dan Rumah Tangga Ulfiningtyas serta Ketua PPNI Kabupaten Probolinggo Mujoko beserta pengurus.
Dalam sambutannya Ketua PPNI Kabupaten Probolinggo Mujoko mengharapkan setelah peresmian gedung sekretariat ini, perawat betul-betul bisa memberikan kontribusi dalam pembangunan kesehatan di Kabupaten Probolinggo dengan cara meningkatkan mutu dan kualitas perawat. “Saya meminta kepada seluruh perawat supaya betul-betul berperilaku profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Sementara Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE mengaku bangga karena memiliki perawat yang hebat. Tidak hanya profesional, tetapi juga mau menyisihkan sebagian rizkinya untuk pembangunan Gedung Sekretariat PPNI Kabupaten Probolinggo.
“Saya merasa bangga dengan PPNI karena satu-satunya organisasi profesi yang mampu membangun kantor sendiri. Sebelumnya sudah ada IBI (Ikatan Bidan Indonesia, red). Sekarang tinggal IDI (Ikatan Dokter Indonesia, red) yang belum memiliki kantor sendiri,” ujarnya.
Lebih lanjut Bupati Tantri berharap agar gedung sekretariat PPNI Kabupaten Probolinggo bisa menjadi pemersatu perawat dalam memberikan pelayanan dan mewujudkan masyarakat lahir dan batin.
“Jadikan gedung ini tempat bertemunya perawat untuk melakukan komunikasi dan bersinergi perawat. Komunikasikan permasalahan rakyat dan didiskusikan bersama. Sebab banyak permasalahan rakyat terkait kesehatan. Saya berharap agar gedung ini menjadi simbol dan dimanfaatkan menuju rakyat Kabupaten Probolinggo yang baldatun toyyibatun warabbun ghafur,” pungkasnya. (wan/drs)
Peresmian sendiri ditandai dengan penandatanganan berita peresmian dan pengguntingan untaian bunga melati di pintu masuk gedung sekretariat PPNI Kabupaten Probolinggo. Selanjutnya Bupati Tantri langsung meninjau kondisi ruangan yang dimiliki oleh gedung tersebut.
Hadir dalam peresmian Gedung Sekretariat PPNI Kabupaten Probolinggo ini Ketua PPNI Provinsi Jawa Timur Ah. Yusuf beserta pengurus PPNI dari Kabupaten Lumajang, Situbondo dan Kota Probolinggo, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo dr. Shodiq Tjahjono, Kepala BPPKB dr. Endang Astuti, Kabag Protokol dan Rumah Tangga Ulfiningtyas serta Ketua PPNI Kabupaten Probolinggo Mujoko beserta pengurus.
Dalam sambutannya Ketua PPNI Kabupaten Probolinggo Mujoko mengharapkan setelah peresmian gedung sekretariat ini, perawat betul-betul bisa memberikan kontribusi dalam pembangunan kesehatan di Kabupaten Probolinggo dengan cara meningkatkan mutu dan kualitas perawat. “Saya meminta kepada seluruh perawat supaya betul-betul berperilaku profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Sementara Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE mengaku bangga karena memiliki perawat yang hebat. Tidak hanya profesional, tetapi juga mau menyisihkan sebagian rizkinya untuk pembangunan Gedung Sekretariat PPNI Kabupaten Probolinggo.
“Saya merasa bangga dengan PPNI karena satu-satunya organisasi profesi yang mampu membangun kantor sendiri. Sebelumnya sudah ada IBI (Ikatan Bidan Indonesia, red). Sekarang tinggal IDI (Ikatan Dokter Indonesia, red) yang belum memiliki kantor sendiri,” ujarnya.
Lebih lanjut Bupati Tantri berharap agar gedung sekretariat PPNI Kabupaten Probolinggo bisa menjadi pemersatu perawat dalam memberikan pelayanan dan mewujudkan masyarakat lahir dan batin.
“Jadikan gedung ini tempat bertemunya perawat untuk melakukan komunikasi dan bersinergi perawat. Komunikasikan permasalahan rakyat dan didiskusikan bersama. Sebab banyak permasalahan rakyat terkait kesehatan. Saya berharap agar gedung ini menjadi simbol dan dimanfaatkan menuju rakyat Kabupaten Probolinggo yang baldatun toyyibatun warabbun ghafur,” pungkasnya. (wan/drs)



COMMENTS