Penulis Wawan Bromo FM Kamis 06/08/2015 GADING – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Badan Lingkungan Hidup (BLH) meng...
Penulis Wawan Bromo FM
Kamis 06/08/2015
Dalam rangka memberikan pembinaan kemampuan dan bekal ketrampilan kerja, BLH memberikan pelatihan pembuatan pupuk organik di Kampoeng Kita Pondok Wisata Desa Condong Kecamatan Gading, Selasa (4/8). Pelatihan ini diikuti 80 orang peserta terdiri dari Kelompok Tani di Kecamatan Gading dan Maron didampingi Petugas Penyuluh Lapangan (PPL).
Kasubbid Pelestarian Lingkungan Hidup dan Konservasi Sumber Daya Alam BLH Kabupaten Probolinggo Sugeng Hariyono mengungkapkan kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan kelompok tani dalam pembuatan dan pemanfaatan pupuk organik yang ramah lingkungan.
“Selain itu, mengurangi ketergantungan petani dalam pemakaian pupuk kimia serta mengurangi dan mengendalikan pencemaran lingkungan akibat limbah kotoran ternak dan limbah tahu,” ungkapnya.
Sementara Kepala Bidang Pelestarian dan Pengendalian Lingkungan BLH Kabupaten Probolinggo Hendri Priyanto mengungkapkan tanaman tembakau merupakan salah satu komoditas perkebunan unggulan di Kabupaten Probolinggo dengan varietas Paiton VO. Namun budidaya tembakau akhir-akhir ini cenderung mengabaikan teknik budidaya yang baik.
“Hal ini tentunya akan berdampak kepada penurunan kualitas tembakau, gangguan kesehatan bagi konsumen rokok dan yang tidak kalah penting adalah gangguan ekosistem dan pencemaran lingkungan,” ungkapnya.
Lelaki kelahiran Kediri, 24 April 1960 ini menjelaskan bahwa Kabupaten Probolinggo memiliki potensi peternakan yang sangat besar. Jika potensi ini tidak dikelola dengan baik maka akan menimbulkan dampak pencemaran lingkungan sekitar. Demikian juga limbah cair tahu yang selama ini belum termanfaatkan secara maksimal.
“Pelatihan ini dilakukan supaya petani tembakau tahu bagaimana cara memanfaatkan limbah ternak dan limbah cair perusahaan tahu agar dapat diolah menjadi pupuk organik. Pemakaian pupuk organik padat dan cair ini dapat diaplikasikan tidak hanya pada tanaman tembakau saja karena fungsinya dapat memperbaiki struktur tanah,” jelasnya.
Dalam pembinaan ini, peserta mendapatkan materi narasumber yang berasal dari Koordinator BPP Kecamatan Maron, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Probolinggo, Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBP2TP) Surabaya UPT Perkebunan Probolinggo dan Ketua Kelompok Tani Sukotani Desa Jabungcandi Kecamatan Paiton. (wan/drs)


COMMENTS