Penulis Wawan Bromo FM Kamis 13/08/2015 KRAKSAAN ¬- Dari 330 desa/kelurahan di Kabupaten Probolinggo, baru 50 desa diantaranya yang s...
Penulis Wawan Bromo FM
Kamis 13/08/2015
KRAKSAAN ¬- Dari 330 desa/kelurahan di Kabupaten Probolinggo, baru 50 desa diantaranya yang sudah memiliki perpustakaan. Artinya, 280 desa/kelurahan lainnya belum memiliki perpustakaan. Kantor Perpustakaan Umum Daerah (Perpusda) Kabupaten Probolinggo menargetkan 5 desa setiap tahunnya bisa memiliki perpustakaan.Hal itu disampaikan Kepala Kantor Perpusda Kabupaten Probolinggo Santoso. Menurutnya, pemenuhan fasilitas perpustakaan di masing-masing desa tidak bisa dilakukan oleh Perpusda saja. Sebab hal tersebut merupakan tugas bersama. “Kamia hanya menyediakan koleksi buku saja, sementara ruangan yang menyediakan adalah pihak pemerintah desa,” ungkapnya.
Sejauh ini jelas Santoso, Perpusda sudah mengoleksi sekitar 50 ribu buku dengan 25 ribu judul. Jadi, masing-masing judul ada sekitar dua buku. Dengan begitu, pelayanan pada masyarakat akan ketersediaan bahan bacaan bisa terpenuhi hingga pelosok-pelosok desa.
“Saat ini kami memaksimalkan sarana dan prasarana yang ada. Mulai dari kantor perpustakaan terpadu maupun pelayanan melalui kendaraan keliling. Semua itu kami lakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Mantan Kabag Kominfo ini menerangkan bahwa setiap tahun, perpustakaan menganggarkan Rp 300 juta untuk pengembangan perpustakaan baru di 12 desa dan pembinaan perpustakaan di 12 desa yang sudah dibangun perpustakaan. “Untuk anggaran penyediaan bantuan pengembangan perpustakaan dan minat baca daerah, Kantor Perpustakaan Umum Daerah mengalokasikan anggaran Rp 200 juta,” tegasnya.
Anggaran tersebut untuk pengadaan sarana dan prasarana satu paket perpustakaan seperti 1 unit rak buku, 2 unit meja baca, 2 lembar karpet dan 200 buku. Selain itu, ada anggaran Rp 100 juta untuk pembinaan bagi 12 desa yang sebelumnya membentuk perpustakaan. (wan/drs)


COMMENTS