Penulis Dimaz Bromo FM Rabu 15/07/2015 SUMBERASIH - Cuaca buruk yang terjadi beberapa hari terakhir di perairan laut utara Proboling...
Penulis Dimaz Bromo FM
Rabu 15/07/2015
SUMBERASIH - Cuaca buruk yang terjadi beberapa hari terakhir di perairan laut utara Probolinggo tidak menghalangi warga pulau Gili Ketapang Kecamatan Sumberasih Kabupaten Probolinggo untuk datang ke daratan pulau Jawa Probolinggo, Selasa (14/7) pagi.Terlihat perahu-perahu motor yang merupakan satu-satunya alat transportasi warga pulau Gili ini terombang-ambing menerjang ombak untuk masuk dermaga pelabuhan tanjung tembaga.
Pada hari ke-27 bulan Ramadhan ini, warga pulau Gili, yang berpenduduk sekitar 10 ribu jiwa, hampir 70 persen warganya meninggalkan pulau yang berjarak 5 mil dari pelabuhan Tanjung Tembaga Kota Probolinggo.
Warga setempat menyebutnya tradisi petolekoran atau tradisi berbelanja kebutuhan lebaran di daratan Jawa Kota Probolinggo. Meski sedang berpuasa dan harus menempuh hampir satu jam perjalanan laut ditambah saat ini terjadinya cuaca buruk, para warga tetap melakoni tradisi leluhur mereka, untuk memeriahkan lebaran nanti.
Farida, warga pulau Gili mengatakan, hampir setiap tahun dia bersama keluarganya rutin melakukan tradisi petolekoran, meski perahu yang ditumpanginya sering dihantam ombak. “Warga Gili belanja ke Kota Probolinggo sudah menjadi tradisi petolekoran yang dilakukan setiap tahun pada bulan suci Ramadhan,” ungkapnya.
Dengan adanya cuaca buruk ini membuat anggota Polisi Air Polres Probolinggo harus bekerja ekstra keras dalam melakukan patroli laut mengawal warga pulau Gili Ketapang yang akan menyeberang ke pulau Jawa. (maz/drs)


COMMENTS