Penulis Wawan Bromo FM Sabtu 25/07/2015 SUMBERASIH – Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Kabupaten Probolinggo tahun ini mengalo...
Penulis Wawan Bromo FM
Sabtu 25/07/2015
Hal itu disampaikan Kepala Diskanla Kabupaten Probolinggo Dedy Isfandi. “Satu titik yang akan dilakukan transplantasi terumbu karang berada di Pulau Giliketapang. Karena hanya satu titik, maka anggarannya tidak sebanyak tahun lalu,” ungkapnya.
Transplantasi terumbu karang sendiri adalah upaya Pemkab Probolinggo untuk melestarikan terumbu karang di dasar laut. “Kita transplantasi terumbu karang yang selama ini rusak,” jelasnya.
Mantan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Probolinggo ini menjelaskan, ekosistem di laut Kabupaten Probolinggo rusak sekitar 10% akibat ulah oknum nelayan yang menggunakan cara-cara ilegal untuk mendapatkan ikan tangkapan.
Padahal, sosialisasi yang dilakukan pada nelayan juga sudah cukup. Tidak hanya Diskanla saja, pihaknya juga melibatkan seluruh unsur yang ada di dalam Kamladu. Seperti Polair, TNI AL sampai kelompok pengawas masyarakat (Pokwasmas). Namun, masih ada saja nelayan yang melanggar. Karena itu, pihaknya kemudian juga melakukan operasi keamanan laut terpadu (kamladu).
Tindakan ilegal itu, kata Dedy, di antaranya nelayan menggunakan mini trawl. Akibatnya, segala biota laut di dasar juga akan terangkut jaring mini trawl tersebut. Bukan hanya ikan kecil, namun terumbu karang juga rusak disapu alat ini.
Karena itu, Diskanla kemudian juga meletakkan terumbu karang buatan menggunakan kubus berongga. Kubus berongga ini tidak sekadar menggantikan terumbu karang yang rusak, yakni menjadi habitat ikan, melainkan juga berfungsi merusak mini trawl yang digunakan oknum nelayan. “Sementara kita lakukan antisipasi seperti itu untuk menekan penggunaan mini trawl di kalangan nelayan,” pungkasnya. (wan/drs)


COMMENTS