Penulis Dimaz Bromo FM Rabu 15/07/2015 KRAKSAAN - Target pendapatan RSUD Waluyo Jati Kota Kraksaan Kabupaten Probolinggo meningkat u...
Penulis Dimaz Bromo FM
Rabu 15/07/2015
Dari data yang berhasil dihimpun, untuk pasien rawat jalan hingga Mei akhir terdapat 34 ribu jiwa. Artinya, estimasi hingga akhir tahun ini jumlah pasiennya sebanyak 70 ribu jiwa. “Padahal sepanjang tahun 2014 untuk rawat jalan mencapai Rp 59 ribu. Secara riil ini meningkat,” kata Direktur RSUD Waluyo Jati Kota Kraksaan dr Anang Budi Yoeliyanto.
Sedangkan untuk pasien rawat inap hingga akhir Mei lalu sudah tercatat ada 9.500 orang, dengan kondisi tersebut pada akhir tahun ini estimasi jumlah pasiennya akan mencapai 20 ribu. “Sedangkan sepanjang tahun 2014 lalu, jumlah pasien rawat inap mencapai 17 ribu pasien,” jelasnya.
Anang mengklaim meningkatnya jumlah pasien yang berada di rumah sakit milik pemerintah ini lantaran performa rumah sakit saat ini lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. “Perfom rumah sakit lebih baik,” ungkapnya.
Dengan meningkatnya pengunjung tersebut jelas berdampak pada target pendapatan rumah sakit tersebut. Sebelum pembahasan Rancangan P-APBD 2015, rumah sakit tersebut menargetkan Rp 25 miliar. Namun setelah P-APBD ini target pendapatan rumah sakit mencapai angka Rp 63 miliar atau ada penambahan sekitar Rp 38 miliar.
Meski ada peningkatan pendapatan, namun pihak rumah sakit mengaku bukan pendapatan yang akan menjadi orientasi, melainkan pelayanan masyarakat Kabupaten Probolinggo. “Orientasinya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, itu tujuan kami,” tukasnya. (maz/drs)


COMMENTS