Penulis Dimaz Bromo FM Sabtu 11/07/2015 KREJENGAN - Di Kabupaten Probolinggo, ada sesuatu yang baru hidangan kue lebaran. Ialah sa...
Penulis Dimaz Bromo FM
Sabtu 11/07/2015
Sale pisang ini kini jadi pilihan favorit untuk berbuka puasa. Sebab, sale pisang ini juga bisa dijadikan camilan untuk tadarus selama bulan Ramadhan. Selain manis, harga sale pisang ini terjangkau antara Rp 10 ribu hingga Rp 25 ribu. Hal ini tak akan memberatkan pembeli untuk menikmati sale pisang yang telah diproduksi selama 10 tahun itu.
Warga menyebutnya sale pisang adalah kurma Jawa. Sebab kue yang berbahan dari pisang barlin ini disulap menjadi manisan seperti kurma.
Sale pisang di buat oleh seorang ibu rumah tangga, Wasila (50) warga, Desa Patemon Kecamatan Krejengan Kabupaten Probolinggo yang tergabung dalam produksi rumahan sale pisang.
Pisang barlin yang menjadi bahan dasar pembuatan sale pisang ini sengaja dipilih yang muda nan segar. Dikupas dan dan dipotong sehingga pisang menjadi bagian kecil dan memanjang dalam tempat bambu yang disediakan.
Menurut Wasilah, pemilik usaha sale pisang ini, sale pisang dari bahan pisang barlin ini bisa dijadikan pengganti kurma, hanya saja kalau kurma dari luar negeri, sementara sale pisang ini dari dalam negeri.
Pada bulan Ramadhan menjelang lebaran ini, dirinya mendapat berkah. Dimana sebelum puasa pesanan sekitar 500 bungkus dari berbagai kemasan. Kini di bulan puasa pesanannya meningkat hingga 2 kali lipat.
“Alhamdulillah, selama bulan Ramadhan dan menjelang lebaran ini, kue pisang barlin yang saya buat ini, bisa meraup omset 2 kali lipat. Pesananpun tambah meningkat dari luar daerah,” sebutnya.
Pesanannya pun bervariasi, mulai 500 gram hingga 2 kilogram yang dikirim di beberapa daerah Kabupaten Probolinggo, Jember dan Pasuruan. Di Probolinggo sendiri dirinya menjajakan di pusat oleh-oleh dan beberap depot yang ada. Dirinya mengaku, omsetnya bisa mencapai Rp 1 juta per minggu. (maz/drs)


COMMENTS