Penulis Wawan Bromo FM Sabtu 11/07/2015 KRAKSAAN – Sebagai persiapan menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1436 H, tim pengawasan barang b...
Penulis Wawan Bromo FM
Sabtu 11/07/2015
KRAKSAAN – Sebagai persiapan menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1436 H, tim pengawasan barang beredar selalu memantau kesiapan barang-barang komoditi sembako dan ketersediaan untuk lebaran.“Intinya kami berupaya supaya pada waktu lebaran barang-barang komoditi sembako tersedia dengan cukup,” ungkap Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Probolinggo M. Sidik Widjanarko.
Menurut Sidik, khusus untuk komoditi beras ketersediaannya sangat cukup baik untuk keperluan lebaran maupun setelahnya. Pasalnya, stok beras yang dimiliki oleh Badan Urusan Logistik (Bulog) Subdivisi Regional Probolinggo sampai saat ini mencapai 32 ribu ton.
“Stok beras tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Probolinggo selama 8 bulan ke depan. Artinya, dengan stok beras 32 ribu ton untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menghadapi lebaran saja tidak ada masalah,” jelasnya.
Sidik menjelaskan bahwa prinsip Pemerintah Daerah (Pemda) siap melakukan operasi pasar jika komoditi sembako beras, gula, minyak goreng dan tepung terigu mengalami kenaikan harga diatas 6%.
“Kalau kenaikan harga hanya 4 hingga 6%, itu masih wajar-wajar saja. Operasi pasar ini dilakukan untuk menstabilkan harga sembako. Biasanya kami gelar di Pasar Dringu dan Leces. Sebab hanya dua pasar tersebut yang animo masyarakatnya tinggi jika ada operasi pasar,” tukasnya. (wan/drs)


COMMENTS