Penulis Dimaz Bromo FM Jum'at 31/07/2015 KRAKSAAN - Jumlah mobil pemadam kebakaran (Damkar) yang dimiliki Pemkab Probolinggo din...
Penulis Dimaz Bromo FM
Jum'at 31/07/2015
Usulan penambahan mobil damkar tersebut bukannya tanpa alasan. Sebab jumlah armada yang dimiliki Pemkab saat ini hanya berjumlah dua unit. Itupun salah satu kendaraannya dirasa tidak layak pakai, yakni mobil damkar berkapasitas 3.000 liter buatan tahun 2000.
Sedangkan satu unit mobil damkar masih tergolong baru. Mobil tersebut berkapasitas 5.000 liter buatan tahun 2013. Namun sayang, meski baru mobil tersebut masih belum bisa mengatasi ketika ada kebakaran di wilayah Kabupaten Probolinggo.
Hal itu diakui oleh Kepala Kantor Satpol PP Kabupaten Probolinggo M Abduh Ramin. Menurutnya, dengan armada yang ada saat ini kerap kali ketika ada musibah kebakaran justru tidak bisa mengatasi hal tersebut. “Kadang ketika ada kebakaran rumahnya sudah ludes, jarak tempuh juga sangat jauh,” katanya.
Karena alasan itulah, tahun 2016 mendatang melalui Dana Alokasi Khusus (DAK), pihaknya mengupayakan adanya penambahan mobil damkar baru. “Kami dapat DAK, makanya tahun 2016 mendatang kami usahakan ada penambahan satu unit mobil baru,” ungkapnya.
Dengan kondisi tersebut setidaknya akan mempermudah melayani masyarakat yang tertimpa musibah kebakaran. “Sebenarnya butuh dua tambahan mobil lagi, tapi kami juga melihat anggarannya, cukup atau tidak. Tapi paling tidak tahun depan ada satu tambahan mobil saja,” ujarnya.
Saat ini dua mobil damkar milik Pemkab Probolinggo berada di dua tempat yang berbeda. Untuk mobil damkar berkapasitas 5.000 liter, berada di eks gedung pemkab di Kecamatan Dringu, sedangkan untuk mobil damkar kapasitas 3.000 liter berada di Kantor Satpol PP di Kota Kraksaan. Pembagian tempat tersebut, salah satu cara untuk mempermudah saat adanya musibah kebakaran.
Mantan Camat Pakuniran ini menegaskan, idealnya di Kabupaten Probolinggo harus ada satu mobil damkar di setiap kecamatan. “Selama tiga bulan terakhir ini sudah ada 10 titik kebakaran, tapi begitu ketika sampai di tempat tidak nututin, sudah terbakar habis,” pungkasnya. (maz/drs)


COMMENTS