Penulis Wawan Bromo FM Rabu 22/07/2015 SUKAPURA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo mendapatkan suntikan dana segar untuk pe...
Penulis Wawan Bromo FM
Rabu 22/07/2015
SUKAPURA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo mendapatkan suntikan dana segar untuk pembangunan saluran Sistem Penyedia Air Minum (SPAM) Umbulan yang ada di Kecamatan Sukapura. Nilainya mencapai Rp 12 miliar yang bersumber dari APBN di pos anggaran Ditjen Sumber Daya Air (SDA) Kementrian Pekerjaan Umum (PU) RI.Hal itu disampaikan oleh Direktur PDAM Kabupaten Probolinggo Bambang Lasmono. “Kita sudah dapat kepastian penambahan anggaran utnuk intake umbulan di Sukapura. Dengan tambahan anggaran itu, kita berharap cakupan pelayanan untuk wilayah Sukapura dan sekitarnya juga bertambah,” ungkapnya.
Kepastian anggaran itu turun bersamaan dengan SPAM Darungan. Meski mendapatkan kepastian tahun ini, namun diperkirakan proyek itu baru dibangun tahun depan. Karena itu, pihaknya terus berkomunikasi dengan Dinas PU Provinsi Jatim untuk kepastian pelaksanaannya.
Selain untuk intake atau penambahan pipa melalui sumber mata air umbulan, anggaran itu juga digunakan untuk pembangunan perangkat yang melintasi sungai, pemasangan pompa, panel serta kebutuhan lainnya. Termasuk supervisi untuk kelancaran proyek.
Kepala Dinas PU Cipta Karya Kabupaten Probolinggo Prijono mengatakan bahwa pembangunan SPAM di Kabupaten Probolinggo sejauh ini masih kurang. “Terutama jika kita selaraskan dengan target di MDG’s (Millenium Deevelopment Goals),” ungkapnya.
Menurut Prijono, Pemkab sendiri menargetkan penyediaan air bersih sampai tahun 2015 mencapai 50 persen. Sementara ini yang tersedia baru 30 persen saja. Karenanya, pihaknya terus berupaya pembangunan SPAM baik dari APBN maupun APBD untuk memenuhi target MDGs tersebut.
Dalam programnya, pembangunan SPAM di Kabupaten Probolinggo difokuskan dalam 3 titik, mulai dari wilayah timur, tengah dan barat. Untuk penyediaannya, wilayah timur mengambil air terjun Darungan yang ada di Desa Kalianan Kecamatan Krucil. Untuk wilayah tengah di air terjun Tancak. Sementara di barat memanfaatkan air umbulan di Sukapura.
“Karena itu, di beberapa titik kami membangun SPAM sebagai sistem untuk menyalurkan air pada masyarakat,” terangnya.
Lebih lanjut Prijono menegaskan bahwa pembangunan SPAM ini penting karena Kabupaten Probolinggo sendiri ketika musim kemarau rawan mengalami bencana kekeringan. “Misalnya di Gunung Geni, di daerah ini saat ini diambilkan solusi untuk mengambil air di sungai Tancak,” pungkasnya. (wan/drs)


COMMENTS